Sejumlah kelompok seni dari berbagai negara bakal turut memeriahkan ajang Bali World Culture Celebration (BWCC) sebagai bagian dari Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Termasuk di antaranya grup gamelan Bali asal Amerika Serikat (AS) hingga grup konservatori asal China.
"Gamelan Bali sekarang berkembang di ratusan negara. Ini jadi fokus pengembangan Indonesia di luar negeri," ujar Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, saat konferensi pers di Denpasar, Jumat (5/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, PKB tahun ini juga dimeriahkan oleh kelompok seni asal Korea Selatan, Timur Leste, India, Jepang, hingga Hong Kong. Sementara itu, negara dari benua Eropa seperti Prancis, Swiss, dan Belanda yang biasanya rutin berpartisipasi, absen dalam ajang tahunan kali ini.
Bagus Alit menuturkan beragam pementasan seni yang ditampilkan dalam PKB 2026 sudah melalui proses kurasi yang ketat. Termasuk kurasi terbuka lewat proposal seniman dan kurasi tertutup untuk karya tradisional pilihan.
"Kurator PKB berdialog dua kali sebelum persiapan. Jadi, seniman paham kemasannya seperti apa," imbuh Bagus Alit.
Diketahui, Pesta Kesenian Bali ke-48 akan digelar sebulan penuh dari 13 Juni hingga 11 Juli 2026. PKB 2026 mengusung tema 'Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha' yang dimaknai sebagai pemuliaan jiwa dan hakikat hidup manusia.
Ribuan seniman asal Bali, nusantara, hingga mancanegara akan terlibat dalam festival seni tahunan itu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, PKB 2026 dirangkai dengan sejumlah agenda utama yang meliputi peed aya (pawai), rekasadana (pagelaran seni), utsawa (parade), wimbakara (lomba), dan sarasehan.