detikBali

Viral Pelanggan Mengeluh Tagihan Listrik Membengkak, PLN Buka Suara

Terpopuler Koleksi Pilihan

Viral Pelanggan Mengeluh Tagihan Listrik Membengkak, PLN Buka Suara


Ilyas Fadilah - detikBali

Close Up Of Woman Opening American Dollar Energy Bill During Cost Of Living Crisis
Foto: Ilustrasi tagihan rekening listrik. (Getty Images/monkeybusinessimages)
Jakarta -

Pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengeluh dan viral di media sosial (medsos). Musababnya, tagihan listriknya melonjak dua kali lipat. Padahal, pola pemakaian listrik di rumahnya tidak mengalami perubahan signifikan.

Tagihan listrik pelanggan tersebut, berdasarkan tangkapan layar yang diunggah, tercatat sebesar Rp 712 ribu dengan konsumsi listrik 512 kilowatt hour (KWh) pada Juni 2026. Tagihan itu meningkat dibandingkan Mei 2026 yang hanya mencapai Rp 348.140 dengan pemakaian 250 KWh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelanggan bersangkutan mengaku sempat memantau konsumsi listrik di pertengahan bulan dan menilai penggunaan listrik masih dalam batas normal. Ia mempertanyakan hal ini, terlebih tidak ada informasi kenaikan tarif listrik dari PLN.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN, Gregorius Adi Trianto, merespons keluhan pelanggan tersebut. Ia menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik dan PLN menjalankan kebijakan sesuai aturan pemerintah.

ADVERTISEMENT

"Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik, PT PLN (Persero) menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik," terang Greg, Selasa (2/6/2026) dilansir dari detikFinance.

"PLN senantiasa menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian ESDM, untuk periode April-Juni 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya," imbuh Greg.

Menurut Greg, adanya kenaikan tagihan listrik yang dirasakan sebagian pelanggan dapat dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik akibat beberapa faktor, seperti kondisi cuaca, kenaikan suhu dan meningkatnya aktivitas di rumah yang menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pelanggan sehari-hari.

Pelanggan dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna mengetahui dan mengatur pola penggunaan listrik secara lebih efisien. Berikut langkah mudah mengecek riwayat pemakaian melalui PLN Mobile:

1. Buka aplikasi PLN Mobile;
2. Pilih menu "Token dan Pembayaran" pada halaman utama;
3. Klik tombol "Tambah ID Pelanggan" (jika belum terdaftar);
4. Masukkan ID Pelanggan Anda;
5. Klik tombol "Riwayat Penggunaan" (untuk pelanggan pascabayar) atau "Riwayat Pembelian Token" (untuk pelanggan prabayar).

"Selain itu, PLN juga terus mengimbau pelanggan untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak, antara lain dengan memeriksa instalasi listrik di dalam rumah secara berkala serta mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan agar konsumsi energi tetap terkendali," pinta Greg.

Artikel ini telah tayang di detikFinance. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)










Hide Ads