Bentrokan antara Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Kecamatan Ile Boleng, Flores Timur, Sabtu pagi (18/7/2026), menewaskan tiga orang dan menyebabkan enam warga lainnya terluka.
Dari enam korban luka, tiga orang dirujuk ke RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka dan Rumah Sakit Lewoleba, Kabupaten Lembata, melalui jalur laut. Sementara tiga korban lainnya menjalani rawat jalan.
Direktur Rumah Sakit Adonara, Danny Gunawan, mengatakan lima warga Desa Narasaosina sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Adonara pada Sabtu pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sipriano M Ama, Jeremias, Thomas Tubun ketiganya rawat luka dan langsung pulang. Sedangkan Anwar Sabon dirujuk ke RSUD Larantuka dan Petrus Kopong Emit meninggal dunia," kata Danny saat dikonfirmasi detikBali, Sabtu (18/7/2026).
Selain Petrus Kopong Emit, satu warga Desa Narasaosina lainnya, Hugo (62), juga tewas dalam bentrokan tersebut.
Kepala Puskesmas Ile Boleng, Stefanus Ola Bura, mengatakan tiga warga Desa Waiburak mendapatkan penanganan di Puskesmas Ile Boleng.
Mereka yakni Nayamudin Iskandar (21) yang meninggal dunia akibat luka senjata tajam yang mengenai jantung, Purnama Bl (19) yang mengalami luka senjata tajam di dada bagian atas, serta Siti Saleha (63) yang mengalami luka senjata tajam di kedua paha bagian belakang.
"Satu dirujuk ke Rumah Sakit Lewoleba dan satu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Larantuka," ujar Stefanus.