Ada Orang-orang yang Ogah Mengangkat Telepon, Apa Penyebabnya?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikBali
Kamis, 28 Mei 2026 07:30 WIB
Foto: Ilustrasi menerima telepon. (Dok. iStock)
Jakarta -

Fenomena kini, ada orang-orang yang ogah mengangkat telepon. Uswitch, sebuah lembaga yang rutin membuat laporan terkait penggunaan ponsel, pernah melakukan survei terkait fenomena ini.

Dilansir dari detikNews, Unswitch melakukan survei pada 9-12 April 2024 terhadap masyarakat Inggris. Ada 2.000 responden dalam survei ini. Rentang usia mereka 18-34 tahun.

Hasil survei menemukan 1 dari 4 anak muda tidak suka mengangkat telepon. Mereka merasa tidak nyaman untuk mengangkat telepon.

Selain itu, 70% responden dari kelompok usia itu mengaku lebih suka dengan komunikasi melalui pesan teks (chat) daripada panggilan suara.

Sebagian besar dari mereka memilih untuk mengabaikan panggilan dari nomor asing. Mereka juga akan mengecek identitas si penelepon jika itu nomor asing.

Peneliti menganalisis penyebab keengganan mengangkat telepon ini. Panggilan telepon dianggap sering memicu perasaan cemas (anxiety) dan kerap diasosiasikan dengan kabar buruk dan keadaan darurat. Mengangkat telepon juga bisa memicu ketakutan kalau salah bicara.

Kemudian, 63% responden juga mengaku sengaja tidak mengangkat telepon karena khawatir panggilan tersebut modus penipuan atau spam telemarketing.

Ada juga 64% responden yang tidak mau mengangkat telepon karena tak suka bertele-tele. Peneliti menilai ini karena generasi saat ini lebih terbiasa komunikasi cepat, santai dan to the point.

Secara umum, survei itu menunjukkan keengganan orang hari ini mengangkat telepon. Kecemasan menjadi salah satu penyebabnya.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!



Simak Video "Video: Strategi Pemerintah Tekan Kasus TBC di Indonesia"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork