Long Weekend Idul Adha, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Tembus 2,7 Km

I Putu Adi Budiastrawan - detikBali
Rabu, 27 Mei 2026 16:39 WIB
Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk mengular hingga 2,7 km, Rabu (27/5/2026). (Foto: I Putu Adi Budiastrawan/detikBali)
Jembrana -

Lonjakan arus kendaraan keluar Bali saat libur Idul Adha 1447 Hijriah dan long weekend Hari Lahir Pancasila membuat antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Rabu (27/5/2026). Antrean kendaraan yang didominasi truk logistik bahkan mengular hingga 2,7 kilometer dari area pelabuhan.

Pantauan detikBali sekitar pukul 12.00 Wita menunjukkan antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk memanjang sampai depan Kantor Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik. Kepadatan arus lalu lintas membuat polisi menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan sebagian kendaraan ke jalur permukiman warga.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan skema pengalihan arus sebenarnya mulai diterapkan sejak sehari sebelumnya. Namun, rekayasa lalu lintas tersebut baru berjalan efektif pada siang hari.

"Skema peralihan arus menggunakan gang pemukiman sebenarnya sudah dilakukan mulai kemarin, namun siang tadi yang mulai efektif berjalan. Sementara ini digunakan satu gang dulu, yaitu Gang Dua," ungkap Citra saat dikonfirmasi detikBali, Rabu.

Menurut Citra, pengalihan arus ke jalur alternatif dilakukan untuk memecah konsentrasi kendaraan yang menumpuk di jalur utama Denpasar-Gilimanuk.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar kooperatif dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi mempercepat penguraian kemacetan.

"Semoga situasi tetap aman dan lancar selama arus mudik dan balik Idul Adha kali ini," harapnya.

Mobil Pribadi Dialihkan ke Gang Permukiman

Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma membenarkan terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan di wilayahnya. Meski jalur pemukiman dibuka sebagai alternatif, tidak semua kendaraan diperbolehkan melintas.

"Untuk yang masuk ke jalur pemukiman itu hanya kendaraan roda empat atau mobil pribadi saja. Sedangkan untuk truk dan bus, tetap wajib menggunakan jalur utama Denpasar-Gilimanuk," tegas Tony.

Tony juga mengingatkan para pemudik untuk menjaga kebersihan selama melintas di wilayah Gilimanuk, terutama saat terjadi antrean panjang kendaraan.

"Kami berharap dan mengimbau kepada seluruh pemudik agar tetap menjaga kebersihan selama melintas di wilayah Gilimanuk. Mari jaga kebersihan lingkungan kita, buanglah sampah pada tempatnya dan jangan membuang sampah sembarangan dari dalam kendaraan," pungkas Tony.



Simak Video "Video: Lautan Manusia di Blok M Saat Long Weekend"

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork