Situasi arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, berangsur normal pada Kamis (28/5/2026). Kondisi pelabuhan yang sempat dipadati antrean panjang menjelang dan saat Hari Raya Idul Adha kini mulai lengang. Namun, sampah saat ini menumpuk di Gilimanuk.
Arus kendaraan masuk maupun keluar Bali terpantau mulai normal. Antrean mengular yang sebelumnya didominasi truk, bus, dan kendaraan pribadi kini sudah tidak terlihat lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini situasi di dalam wilayah pelabuhan maupun luar pelabuhan sudah lenggang. Kondisi ini atau kepadatan sudah terurai tadi pagi," ungkap Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, saat dikonfirmasi detikBali, Kamis (28/5/2026).
Sebelumnya, selama sepekan penuh kepadatan parah melanda akibat lonjakan volume kendaraan warga yang hendak keluar Pulau Bali menuju Pulau Jawa. Antrean kendaraan sempat memenuhi area parkir dalam Pelabuhan Gilimanuk hingga meluber ke Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk.
"Untuk mengurai kemacetan kemarin, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas melalui gang-gang permukiman. Langkah ini efektif menekan kepadatan di jalur utama," tandas Yuli.
Sementara, Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, memastikan kondisi di lapangan saat ini sudah jauh lebih kondusif. "Gang kini sudah tidak ada antrean kendaraan lagi. Sudah mulai normal," kata Tony.
Meskipun aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk telah kembali berjalan normal, menyisakan persoalan baru. Kini, sampah tampak berserakan dan menumpuk di sepanjang jalanan Gilimanuk. Selain itu, sejumlah fasilitas umum rusak karena ada kendaraan besar yang membandel masuk permukiman.
Pihak kelurahan berencana melaksanakan kegiatan aksi bersih-bersih massal pada Jumat (29/5/2026). "Besok kami berencana melaksanakan pembersihan bersama perangkat kelurahan serta bekerja sama dengan pihak ASDP," pungkas Tony.
(hsa/nor)










































