detikBali

Jemaah Salat Idul Adha Masjid Agung Gianyar Tumpah Ruah

Terpopuler Koleksi Pilihan

Jemaah Salat Idul Adha Masjid Agung Gianyar Tumpah Ruah


Aryo Mahendro - detikBali

Jemaah salat Idul Adha Masjid Agung Al Ala Gianyar meluber hingga ke jalan, Rabu (27/5/2026).
Foto: Jemaah salat Idul Adha Masjid Agung Al A'la Gianyar meluber hingga ke jalan, Rabu (27/5/2026). (Aryo Mahendro/detikBali)
Gianyar -

Suara deru kendaraan bermotor melaju didengar sebagian jamaah yang salat Idul Adha di depan Masjid Agung Al A'la Jalan Kesatrian nomor 16, Gianyar. Namun, suara kendaraan yang terdengar saat salat hingga khutbah, tidak mengurangi kekhusyukan ibadah mereka.

"Ya, mau bagaimana lagi. Memang jemaahnya banyak. Tapi, tidak mengurangi kekhusyukan," kata Asrofi, salah seorang jemaah Masjid Agung Al A'la, ditemui detikBali di Jalan Kesatrian, Gianyar, Rabu (27/5/2026).

Asrofi mengaku bermaksud bergabung dengan jamaah lain yang memilih salat di jalan di depan masjid itu karena datang terlambat. Namun, dilihatnya masih ada sisa tempat untuk satu orang di area dalam masjid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, dirinya memaklumi jika banyak jemaah lain yang meluber hingga ke jalan. Menurutnya, sudah kebiasaan para jemaah memilih salat di jalan tiap hari raya di tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

"Memang banyak jemaah yang memilih salat di jalan depan masjid. Karena sedikit jemaah yang pulang kampung saat Idul Adha tahun ini, jadi yang salat banyak juga," kata Asrofi.

Jamal setali tiga uang. Warga Gianyar itu mengatakan kekhusyukan ibadah tidak begitu saja bisa terganggu hanya karena deru kendaraan bermotor. "Soal kekhusyukan, seharusnya tidak terganggu. Itu juga kalau memang niatnya beribadah," kata Jamal.

Menurutnya, jemaah yang salat di Masjid Al A'la tidak pernah tertampung seluruhnya, tiap hari raya Islam apa pun. Sehingga, sudah jadi hal biasa bagi para jamaah yang sedang salat ketika motor atau mobil sedang lewat di sebelahnya.

"Ya memang begini hari raya. Banyak yang salat Idul Adha di jalan depan masjid," kata pria asal Madura, Jawa Timur itu.

Pantauan detikBali, salat Idul Adha di masjid itu dimulai pukul 07.00 Wita. Sejak pukul 06.00 Wita, areal di dalam masjid sudah dipenuhi jamaah.

Sepanjang Jalan Kesatrian di depan masjid langsung ditutup seusai dipenuhi jamaah. Di perempatan Jalan Kesatrian-Jalan Ngurai Rai Gianyar dan Jalan Majapahit-Jalan Erlangga dijaga polisi, TNI, pecalang, dan personel Dinas Perhuhungan Gianyar.

Kendaraan yang melintas di perempatan Jalan Kesatrian, Jalan Erlangga, dan Jalan Majapahit, dialihkan ke pasar rakyat Gianyar dan ke Jalan Kebo Iwa di belakang lokasi protek pusat pemerintahan. Mobil, motor, hingga truk sampah terpecah ke dua arah itu saat akan melintas di perempatan itu.

Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan mengatakan, pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk mengamankan salat Idul Adha di masjid itu. Skenario yang dijalankan, tidak berubah, baik saat Idul Adha, Idul Fitri, atau hari besar Islam lainnya yang menggelar salat di masjid itu.

"Karena skenario pengalihan itu yang memungkinkan dan biasa dilakukan saat banyak yang salat di masjid," kata Suryawan.

Suryawan mengatakan, banyak warga yang sudah beraktivitas saat pagi. Ada yang menuju ke pasar atau ke tempat lain. Sehingga, arus lalu lintas dialihkan sementara dan tidak diarahkan ke jalan yang memutar.

"Ada warga yang mau ke pasar, ada yang ke arah lain. Supaya tidak jauh-jauh," katanya.



(hsa/hsa)









Hide Ads