detikBali

Diggia Juara MotoGP Catalunya 2026 yang Penuh Drama

Terpopuler Koleksi Pilihan

Diggia Juara MotoGP Catalunya 2026 yang Penuh Drama


Adhi Prasetya - detikBali

Fabio Di Gianntonio
Foto: Fabio Di Gianntoniodok. (Federal Oil)
Bali -

Fabio Di Giannantonio menjadi pemenang dalam balapan MotoGP Catalunya 2026, Minggu (17/5/2026). Sejumlah drama terjadi dalam balapan yang berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, itu. Ada dua kecelakaan yang sempat membuat balapan dihentikan sementara sebanyak dua kali.

Dilansir detikSport, Pedro Acosta menjaga posisi terdepan saat tikungan pertama, diikuti Alex Marquez. Namun, Raul Fernandez sukses menyalipnya untuk mengambil posisi kedua di akhir lap pertama.

Pada lap ketiga, Acosta masih dibuntuti oleh Fernandez, tapi Johann Zarco menyalip ke posisi tiga, diikuti oleh Jorge Martin. Alex Marquez melorot ke urutan lima. Pada lap empat, Martin menyalip Zarco untuk merebut posisi tiga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada lap kelima, Fernandez menyalip Acosta untuk mengambil posisi terdepan, dan Alex Marquez kembali merangsek ke urutan tiga, melewati Martin dan Zarco. Pada lap kesembilan, Acosta sudah kembali ke posisi terdepan, disusul Fernandez dan Alex Marquez.

ADVERTISEMENT

Zarco sudah disalip Fabio Di Giannantonio alias Diggia pada lap ke-10, dan Alex Marquez sudah ada di urutan kedua menyalip Fernandez pada lap ke-11. Sehingga urutan enam besar menjadi Acosta, Alex Marquez, Fernandez, Martin, Diggia, dan Zarco saat memasuki lap ke-12.

Crash! Red flag berkibar akibat insiden di tikungan 10 lap ke-12 saat Alex Marquez menabrak Acosta dengan kecepatan tinggi. Motor Alex Marquez hancur, namun ia sadar. Diggia juga jatuh akibat motornya terkena serpihan motor Alex. Acosta masih bisa mengemudi sambil dibantu Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu untuk kembali ke pit.

Setelah dihentikan sekitar 30 menit, balapan kembali dilanjutkan dengan 13 lap saja tanpa Alex Marquez. Namun, balapan dihentikan lagi untuk kali kedua saat Johann Zarco, Luca Marini, dan Francesco Bagnaia mengalami crash di tikungan pertama pada lap pertama restart. Semua rider dalam kondisi sadar.

Setelah 20 menit lebih berlalu, balapan dilanjutkan lagi dengan 12 lap saja. Zarco tidak ikut karena cedera. Acosta memimpin balapan saat restart, diikuti oleh Martin dan Fernandez. Namun Martin mengalami crash seusai bersenggolan dengan Fernandez, yang ikut terdampak dengan melebar keluar trek.

Acosta tetap di depan diikuti oleh Joan Mir dan Bagnaia di urutan dua dan tiga. Pada lap kelima, Diggia sudah berada di urutan ketiga membuntuti Mir dan Acosta, Bagnaia melorot ke urutan empat.

Di lap tujuh, Acosta terus diburu oleh Mir dan Diggia. Mir lalu disalip Diggia yang naik ke urutan dua. Mir turun ke urutan tiga, diikuti Fermin Aldeguer di urutan empat.

Diggia melakukan manuver untuk menyalip Acosta saat balapan tersisa tiga lap. Mir membuntuti di urutan tiga, diikuti oleh Aldeguer. Pada lap terakhir, Mir naik ke urutan dua, Aldeguer naik ke urutan tiga, Acosta melorot ke urutan empat.

Akhirnya, Diggia finis terdepan. Menemaninya di podium adalah Mir dan Aldeguer. Acosta crash jelang garis finis akibat kontak dengan Ai Ogura. VR46 berjaya.

Artikel ini sudah tayang di detikSport, baca selengkapnya di sini!




(hsa/nor)










Hide Ads