Kantor Wilayah Kementerian Agama Bali melaksanakan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Dzulhijjah 1447 Hijriyah sekaligus penetapan Hari Raya Idul Adha 2026 di Pantai Sekeh, Kuta, Badung, Minggu (17/5/2026).
Kakanwil Kemenag Bali, I Gusti Made Sunartha, mengatakan berdasarkan pemantauan, hilal tidak terlihat karena tertutup awan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaupun terang, tapi kelembaban udara tinggi sehingga awannya ikut tebal. Sehingga pada sore hari ini kita tidak bisa lihat," kata Sunartha.
Hingga 18.29 Wita, hilal pun belum terlihat. Sunartha menuturkan hasil ini akan dilaporkan ke Kemenag dan menunggu hasil di daerah lainnya seluruh Indonesia.
"Tetapi masih ada Sabang sampai Merauke ditunggu nanti hasilnya yang maksimal," sambung dia.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Wilayah III Denpasar, Salman Alfarisi, menjelaskan posisi hilal relatif terhadap matahari.
"Hilal diperkirakan akan nampak di sebelah utara matahari di ketinggian 4,152 derajat," tuturnya.
Pantauan detikBali, hingga pukul 18.35 Wita hilal tidak tampak. Tim BMKG Wilayah III Denpasar telah menetapkan bahwa hilal tak tampak di Bali.