detikBali

Turis Asing ke Bali Naik 10 Persen, Imigrasi Bakal Tata Ulang Desk di Bandara

Terpopuler Koleksi Pilihan

Turis Asing ke Bali Naik 10 Persen, Imigrasi Bakal Tata Ulang Desk di Bandara


Fabiola Dianira - detikBali

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan. (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan. (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

Bali mengalami lonjakan kedatangan wisatawan asing pada periode Januari hingga April 2026. Jumlah turis asing yang pelesiran ke Pulau Dewata dalam empat bulan itu meningkat 10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan saat media gathering di kantornya, Rabu (6/5/2026). Bugie menyebut lebih dari 4,5 juta perlintasan melalui Bandara Ngurah Rai pada periode Januari-April 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 4 juta di antaranya merupakan turis asing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hal ini menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi destinasi utama pariwisata global, meskipun kebijakan visa saat ini diterapkan secara lebih selektif," ujar Bugie.

Meski begitu, Bugie menilai kondisi area kedatangan internasional di Bandara Ngurah Rai belum ideal. Menurut Bugie, banyaknya konter layanan yang ditempatkan di antara jalur penumpang menuju imigrasi membuat area terasa padat.

ADVERTISEMENT

"Saat mengunjungi bandara, melihat area kedatangan kita itu menurut saya itu crowded. Karena terlalu banyak desk ataupun instansi yang berada di tengah-tengah antara kedatangan penumpang dengan konter imigrasi," imbuh Bugie.

Bugie lantas membeberkan berbagai konter layanan di kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai. Mulai dari konter visa on arrival (VoA), karantina, hingga pengisian data daring yang tersebar di tengah area. Menurutnya, hal itu memperlambat alur pergerakan penumpang.

Imigrasi Ngurah Rai, dia berujar, berencana melakukan penataan ulang desk layanan dan pengaturan ulang alur penumpang (re-flowing passenger) di bandara. Seluruh desk yang berada di tengah area kedatangan akan dipindahkan dan area tersebut akan disterilkan.

"Nah, ini yang sedang berusaha kami perbaiki dengan re-layout dan re-flowing passenger, sehingga menciptakan satu layanan atau pemeriksaan keimigrasian yang seamless. Jadi semua desk yang ada di tengah-tengah area kedatangan internasional itu, itu kami sterilkan," imbuhnya.

Selain itu, Imigrasi Ngurah Rai juga mendorong peningkatan penggunaan autogate untuk mempercepat proses pemeriksaan di bandara. Nantinya, Imigrasi hanya mengizinkan paspor dengan chip elektronik.

"Karena autogate ini begitu cepat pemeriksaannya, namun tidak mengesampingkan faktor keamanan. Karena sistem pemeriksaannya itu sudah begitu canggih, kami hanya memperbolehkan paspor dengan chip elektronik, sebagaimana paspor Indonesia kita punya. Itu yang boleh melintasi autogate," pungkasnya.




(iws/iws)










Hide Ads