detikBali

DPRD Denpasar Siap Kawal Usulan Tambah SMP Negeri ke Koster

Terpopuler Koleksi Pilihan

DPRD Denpasar Siap Kawal Usulan Tambah SMP Negeri ke Koster


Ahmad Firizqi Irwan - detikBali

Ketua DPRD Kota Denpasar (tengah) bersama jajaran Ketua Komisi dan Kadis Disdikpora Kota Denpasar saat membahas SPMB tingkat SD dan SMP negeri, Selasa (5/5/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)
Foto: Ketua DPRD Kota Denpasar (tengah) bersama jajaran Ketua Komisi dan Kadis Disdikpora Kota Denpasar saat membahas SPMB tingkat SD dan SMP negeri, Selasa (5/5/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)
Denpasar -

Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede mendukung langkah Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar untuk menambah sekolah menengah pertama negeri (SMPN) dan ruang-ruang kelas agar bisa menampung lebih banyak siswa di Denpasar

Hal itu telah dibahas dalam rapat di DPRD Kota Denpasar, yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadisdikpora) Anak Agung Gede Wiratama, Selasa (5/5/2026). Menurut Ngurah Gede, jumlah SMP di Denpasar sebagai ibu kota Bali masih kurang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ngurah Gede siap mengawal usulan tersebut kepada Gubernur Bali Wayan Koster agar segera terealisasi. "Saya siap mengawal, inilah semangat kita di Kota Denpasar. Jadi lakukan itu, jangan dibiarkan sedangkan penerimaan murid terbatas, sedangkan lahan-lahan untuk membuat ruangan masih memungkinkan," ungkap Ngurah Gede.

"Nanti kita sama-sama ketemu Gubernur, kita mohon untuk membahas pembangunan sekolah di Denpasar ini," sambung dia.

ADVERTISEMENT

Sementara, itu Kadisdikpora Wiratama mengungkapkan ada beberapa wilayah di Denpasar yang tidak memiliki SMP negeri. "Itu ada di Sanur Kauh, Pemecutan Kelod, Renon juga. Itu kita cari-cari belum ada," ungkap Gede Wiratama.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar I Wayan Duaja mengamini hal tersebut. Menurutnya, ada beberapa SMP masih berpotensi memiliki ruangan kelas tambahan.

"SMPN 14 ada lahan kosong, itu ditambah ruangan, kemudian SMP 13 di Padangsambian Kelod, itu agar segera ditambah ruangan untuk menghindari ini (penumpukan siswa)," jelasnya.




(hsa/hsa)










Hide Ads
LIVE