detikBali

Lansia Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Roda Motor Terlepas

Terpopuler Koleksi Pilihan

Lansia Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Roda Motor Terlepas


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP peristiwa kecelakaan di Jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di depan BRI Unit Gumbrih, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Minggu (26/4/2026). (Polres Jembrana)
Foto: Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP peristiwa kecelakaan di Jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di depan BRI Unit Gumbrih, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Minggu (26/4/2026). (Polres Jembrana)
Jembrana -

Kecelakaan tabrak lari terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di depan BRI Unit Gumbrih, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, pada Minggu (26/4/2026). Seorang pengendara motor lansia mengalami patah tulang setelah dihantam kendaraan misterius yang langsung melarikan diri.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.20 Wita. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi DK 5873 GN yang dikendarai oleh I Nyoman Kasub (74), seorang petani asal Banjar Rukun, Desa Gumbrih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Pekutatan pada KM 62-63. Melibatkan pengendara motor dengan kendaraan yang tidak dikenal atau tabrak lari," ungkap Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, saat dikonfirmasi detikBali, Minggu (26/4/2026).

Kecelakaan bermula saat Nyoman Kasub yang mengendarai Honda Supra hendak menyeberang jalan dari arah selatan menuju utara. Saat posisi motor sudah berada di tengah jalan tepat di atas marka garis putih, tiba-tiba muncul sebuah kendaraan kecil dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).

ADVERTISEMENT

"Kendaraan misterius tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan sedang berusaha mendahului kendaraan lain di depannya. Akibat jarak yang terlalu dekat, kendaraan tersebut menghantam roda depan motor korban," papar Suarmadi.

Bukannya berhenti untuk menolong, pengemudi kendaraan tersebut justru memacu kendaraannya dan melarikan diri ke arah barat atau menuju arah Pelabuhan Gilimanuk.

Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah hingga roda depannya terlepas. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 500 ribu. Sementara itu, Nyoman Kasub mengalami cedera serius.

"Korban mengalami patah tertutup pada tulang belikat sebelah kiri. Setelah sempat dibawa ke puskesmas, korban kemudian dirujuk ke RSU Negara untuk penanganan medis lebih lanjut," jelas Suarmadi.

Pihak kepolisian jika telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan berkoordinasi dengan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Jembrana untuk memburu pelaku tabrak lari tersebut. "Saat ini, kasus ini ditangani sepenuhnya oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Jembrana," tandasnya.



(nor/nor)









Hide Ads