detikBali

Pria Ini Bagikan Pengalaman Hidup dengan Satu Ginjal

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pria Ini Bagikan Pengalaman Hidup dengan Satu Ginjal


Averus Kautsar - detikBali

Ilustrasi ginjal
Ilustrasi ginjal. (Foto: Getty Images/manassanant pamai)
Denpasar -

Mohammad Rizal Putra Hadi membagikan pengalamannya bertahan hidup hanya dengan satu ginjal. Kisah itu dibagikan oleh pria Surabaya, Jawa Timur, tersebut melalui video di akun TikTok @rizalfuel.

Dilansir dari detikHealth, Rizal harus menjalani prosedur pengangkatan ginjal bagian kanannya pada November 2025. Hal itu dilakukan akibat kanker ginjal yang diidapnya. Saat itu, ukuran ginjalnya kurang lebih sekitar 18 sentimeter (cm).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perasaan aku kena kanker ginjal, jujur sedih banget. Kayak duniaku itu bener-beneran runtuh," ucap Rizal melalui video yang diunggah di akun TikTok miliknya atas izin yang bersangkutan, Rabu (22/4/2026).

Rizal lantas menceritakan saat didiagnosis mengidap kanker ginjal. Saat itu, dokter tidak menjelaskan kanker yang diidapnya sudah memasuki stadium berapa. Sebab, pada akhir Juli 2025, dokter sempat mengira Rizal mengidap batu ginjal yang ukurannya sekitar 3 cm.

ADVERTISEMENT

"Tapi, di September sekitar dua bulan berikutnya itu ketika di CT scan atau MRI yang full, itu ukurannya berkembang jadi sekitar 8 cm. Which is udah lumayan besar," tutur Rizal.

"Dan di akhir November 2025, akhirnya ukurannya itu 18 cm dan ketika udah dicek sampelnya, kanker ginjalku itu ternyata kanker ginjal yang aku punya adalah kanker ginjal paling ganas, yaitu grade 4 sarkoma, yang memang pertumbuhannya itu cepet banget," sambungnya.

Cerita Pria Surabaya Hidup dengan Satu Ginjal di Usia 35 karena KankerCerita Pria Surabaya Hidup dengan Satu Ginjal di Usia 35 karena Kanker Foto: Tangkapan Layar TikTok @rizalfuel

Keluhan Awal yang Dirasakan

Rizal mengalami keluhan awal pada Juli 2025. Sebelumnya, ia tidak mengalami keluhan apa pun sampai mendadak perut bagian kanannya terasa sangat sakit sampai ke punggung.

Ia pun menggunakan BPJS Kesehatan untuk mengecek kondisi ginjalnya karena tidak pernah mendapatkan jawaban pasti mengenai keluhannya itu. Pada Agustus 2025, di rumah sakit BPJS Kesehatan tersebut menyarankannya untuk menjalani CT scan kontras pada September atau satu bulan setelahnya.

"Hasilnya itu keluar dua minggu setelah CT scan kontras. Nah di situlah akhirnya aku divonis penyakitku itu memang benar kanker ginjal dan ginjalku harus diangkat. Karena kemarin kondisi kanker yang dikira batu ginjal itu sekitar 2 cm yang sudah berubah menjadi 8 cm," jelas Rizal.

"Jadi mungkin bisa dibilang sewaktu awal itu kenanya itu kayak bisa dibilang stadium satu, karena masih awal banget. Cuma tipe kanker ginjalnya itu sarkoma grade 4 yang cepet banget naik ke stadium 4," imbuhnya.

Namun, berdasarkan jadwal dari BPJS Kesehatan, Rizal baru bisa dioperasi sekitar dua pekan setelah didiagnosis kanker ginjal sarkoma. Dokter menjelaskan jika tidak segera dilakukan operasi, kanker itu bisa saja lengket dan menempel pada organ lain yang bisa mempersulit pengangkatan ginjal.

Rizal masih mencari pilihan lainnya karena masih belum siap ginjal kanannya harus diangkat. Pada Oktober 2025, dokter mengarahkannya melakukan MRI karena kondisi ginjalnya sudah semakin parah.

"Aku udah mulai kencing darah sedikit, badanku lemes banget, dan lain-lain. Akhirnya setelah MRI ini hasilnya keluar dan kalian tahu udah berapa cm kankernya, sekitar 12 cm. Akhirnya si dokter rumah sakit umum ini bilang harus segera dioperasi secepatnya. Jadi ia memilih untuk menjalani operasi pengangkatan ginjal dengan biaya mandiri di rumah sakit umum tersebut pada 6 November 2025," kata Rizal.

"Saat dioperasi dan perutku sudah dibuka, posisi kanker giinjalku sudah 18 cm dan nempel sama organ yang ada di sekitarnya. Akhirnya si dokter menyarankan untuk memanggil satu dokter bedah spesialis lagi, again biaya lagi, untuk bantu beliau (dokter) mengangkat kanker ginjalku ini. Dan alhamdulillah cuma nempel aja, nggak sampai lengket. dan dokter bedahnya waktu itu bilang sudah diangkat bersih kanker ginjalku," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di detikHealth. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)











Hide Ads