detikBali

Bus Pariwisata Hantam Kijang Parkir di Jalan Denpasar-Gilimanuk hingga Ringsek

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bus Pariwisata Hantam Kijang Parkir di Jalan Denpasar-Gilimanuk hingga Ringsek


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Petugas melakukan olah TKP kecelakaan bus pariwisata vs Toyota Kijang di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Kamis (23/4/2026). (Foto: Polres Jembrana)
Petugas melakukan olah TKP kecelakaan bus pariwisata vs Toyota Kijang di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Kamis (23/4/2026). (Foto: Polres Jembrana)
Jembrana -

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali. Kali ini, bus pariwisata hilang kendali dan menghantam mobil Toyota Kijang yang sedang parkir.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.10 Wita pada Kamis (23/4/2026). Kecelakaan bermula saat Bus PT Singa Raja Putra berpelat nomor BE 7065 IU melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Setibanya di lokasi kejadian, bus pariwisata itu tiba-tiba mengalami kerusakan teknis pada bagian kemudi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bus mengalami patah as setir sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan," ungkap Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, saat dikonfirmasi detikBali, Kamis.

ADVERTISEMENT

Akibat hilang kendali, bus tersebut oleng ke kanan hingga menyeruduk mobil Toyota Kijang DK 1183 AA yang tengah terparkir di sisi kanan jalan. Kerasnya benturan mengakibatkan mobil Kijang tersebut ringsek parah.

Tak hanya itu, bus juga menghantam tiang WiFi dan baliho toko di pinggir jalan itu. Seorang penumpang bus bernama Sri Maryati menjadi korban dalam insiden itu, Warga asal Kuningan, Jawa Barat, tersebut mengalami luka-luka.

"Korban mengalami luka di bagian siku tangan kiri. Tadi sudah mendapatkan penanganan medis berupa tiga jahitan di Puskesmas 1 Mendoyo dan saat ini sudah kembali ke lokasi," ujar Sartika.

Petugas masih berupaya mengevakuasi kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di jalur nasional tersebut. "Arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat tersendat. Namun, anggota kami terus melakukan pengaturan lalu lintas di lapangan," tandas Sartika.



(iws/iws)









Hide Ads