Video seorang bocah laki-laki yang merayap di atas genteng rumah viral di media sosial (medsos). Peristiwa menegangkan itu terjadi di Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam video yang beredar luas di berbagai platform media sosial, balita tersebut terlihat tenang saat merayap santai di atas genteng yang miring.
Situasi itu berbanding terbalik dengan suasana di bawah rumah. Sejumlah warga dan tetangga terdengar berteriak histeris dan panik melihat aksi balita itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlihat pula seorang wanita dewasa yang diduga ibu korban berusaha membujuk balita tersebut agar tidak bergerak, sementara warga lain berupaya melakukan penyelamatan.
Berdasarkan penelusuran detikBali, balita tersebut diketahui bernama Muhammad Riski Noprian (2), anak dari Eliza, warga Lingkungan Gonjak, Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah.
Eliza menjelaskan, peristiwa itu terjadi pagi kemarin, sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, ia sedang berada di kamar mandi ketika ditanya oleh neneknya mengenai keberadaan anaknya.
Ia kemudian bergegas keluar untuk mencari, namun tidak menemukan anaknya di tempat semula.
"Saya lagi di kamar mandi. Lalu ditanya sama nenek, mana anaknya, terus aku cari tiba-tiba udah di atas," kata Eliza kepada awak media, Rabu (22/4/2026).
Eliza terkejut melihat anaknya sudah berada di atas genteng rumah yang cukup ekstrem. Dari penelusuran, Riski diduga naik ke atap melalui kandang ayam yang berada tepat di bawah bangunan rumah.
"Dia naik lewat sini (kandang ayam)," ujarnya.
Video bocah memanjat genteng rumah viral di media sosial. Foto: dok. Istimewa |
Sebelum kejadian, Riski diketahui sedang bermain pasir di dekat rumah tetangganya yang berada di bagian atas rumahnya. Eliza mengaku hanya meninggalkan sebentar ke kamar mandi sebelum anaknya menghilang dari lokasi.
"Lagi main di sana (menunjukkan tumpukan pasir). Sendiri," imbuhnya.
Ia menyebut anaknya memang dikenal aktif dan berani oleh warga sekitar. "Aktif sekali anaknya," tegas Eliza.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, membenarkan balita tersebut merupakan warganya. Ia mengaku awalnya mengetahui kejadian itu dari media sosial.
"Awalnya saya mengetahui itu melalui media sosial. Tapi setelah kami mendapat informasi dari kolom komentar adalah warga Gonjak, lalu saya konfirmasi ke Kepala Lingkungan, dan mendapatkan informasi bahwa itu adalah anaknya Eliza," ujarnya.
Setelah memastikan informasi tersebut, pihaknya langsung mendatangi rumah korban dan memberikan edukasi kepada orang tua.
Ia juga mengimbau para orang tua yang memiliki anak balita untuk lebih meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Karena usia segitu lagi aktif-aktifnya. Untuk para orang tua yang memiliki anak seperti Riski ini, untuk lebih berhati-hati menjaga anaknya," pungkasnya.
