Internasional

Di Balik Sikap Gamang Iran soal Kesepakatan Damai dengan AS

Yogi Ernes - detikBali
Selasa, 21 Apr 2026 08:54 WIB
Menlu Iran Abbas Araghchi. (Foto: Dok. Reuters)
Denpasar -

Sikap Pemerintah Iran masih gamang terkait potensi terciptanya kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS). Di sisi lain, Iran menyinggung sejumlah pelanggaran yang dilakukan AS selama masa gencatan senjata kedua negara berlangsung.

Dilansir dari detikNews, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sempat melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar. Kedua Menlu membahas isu-isu terkait gencatan senjata AS dan Iran pada Senin (20/4).

Kementerian Luar Negeri Iran dalam sebuah pernyataan kembali menyatakan apresiasi atas upaya Pakistan dalam pembicaraan gencatan senjata. Namun, Iran menyebut tindakan provokatif dan pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan AS merupakan hambatan utama bagi kelanjutan diplomasi.

Iran juga menyinggung ancaman dan agresi AS terhadap kapal-kapal dagang Iran selama masa gencatan senjata. Mereka menyebut hal itu sebagai posisi yang kontradiktif dan retorika yang mengancam terhadap Iran.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga sempat menyinggung masih tingginya ketidakpercayaan historis Iran terhadap AS. Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan tunduk pada paksaan untuk menyerah dari pihak luar.



Simak Video "Video Terpopuler Sepekan: AS-Iran Perang Lagi, Piala Dunia Terakhir Ronaldo"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork