Internasional

Trump Mau Cabut Hak Nuklir Teheran, Presiden Iran: Siapa Dia?

Novi Christiastuti - detikBali
Senin, 20 Apr 2026 11:06 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto: Reuters)
Denpasar -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negaranya berupaya untuk mengakhiri perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel secara bermartabat. Pezeshkian pun menyinggung keinginan Presiden AS Donald Trump yang hendak mencabut hak nuklir Teheran.

Menurut Pezeshkian, Trump tidak memiliki kewenangan untuk mencabut hak suatu bangsa. Pernyataan itu dilontarkan Pezeshkian beberapa hari setelah Trump mengancam bahwa AS akan mengamankan uranium yang diperkaya Iran jika tidak tercapai kesepakatan antara kedua negara.

"Trump mengatakan bahwa Iran tidak seharusnya menggunakan hak nuklirnya, tetapi tidak menjelaskan kejahatan apa yang telah dilakukan Iran," kata Pezeshkian dalam pernyataannya, dikutip dari detikNews, Senin (20/4/2026).

"Siapa dia sehingga berhak mencabut hak suatu bangsa? Dari perspektif prinsip-prinsip kemanusiaan, setiap orang bebas, terlepas dari agama, kepercayaan, ras, atau etnisnya, untuk menikmati hak-haknya yang tidak dapat dicabut," tegas Pezeshkian.



Simak Video "Video Teken MoU Damai dengan Iran, Trump: Ini Gak Mudah"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork