Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap ada kesempatan Polri akan dipimpin polisi wanita (polwan) di masa depan. Hal itu disampaikannya seusai membuka pertemuan International Association of Women Police (IAWP) 2026 di The Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/9/2026).
"Harapan kami beberapa puluh tahun ke depan, Indonesia juga akan ada kesempatan dipimpin oleh seorang kepala polisi wanita," ujar Sigit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sigit, polwan berpeluang memimpin karena Polri terbuka untuk mengejar kesetaraan gender. Dia juga berkaca dari berbagai negara besar di dunia yang kepolisiannya dipimpin perempuan.
Diketahui, kepolisian seperti Australia dan Belanda dipimpin perempuan. Kepolisian Federal Australia dipimpin Krissy Barrett dan Kepolisian Nasional Belanda dipimpin oleh Janny Knol. Sementara, Polri sejak dibentuk pada 1946 belum pernah dipimpin oleh perempuan.
Menurut Sigit, sejak dibentuk pada 1948, Polwan kini sudah beranggotakan lebih dari 29 ribu personel. Kemampuan puluhan ribu polwan itu ke depan diharapkan terus meningkat.
"Tentunya kita bisa terus bersaing dan kita selalu membuka ruang dan kesempatan polwan untuk berkarier sampai di level tertinggi," tambah Sigit.
Sigit juga berharap IAWP 2026 bisa menjadi ajang bertukar informasi dan pengetahuan antara polwan Indonesia dengan polisi wanita dari seluruh dunia.
"Kegiatan ini akan terjadi tukar-menukar informasi, pengalaman, dan tentunya juga semangat untuk terus meningkatkan kapasitas kepolisian, khususnya polisi wanita," tutur Sigit.
IAWP 2026 akan dihelat dari 20-24 September 2026 di The Nusa Dua. Total 464 delegasi dari 43 negara akan berkumpul untuk mengikuti ragam aktivitas dan pertemuan di Pulau Dewata.