Sederet peristiwa di Bali menarik perhatian pembaca selama sepekan terakhir. Pertama, kabar mengejutkan dari lembaga adhyaksa. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Chatarina Muliana diganti. Padahal, dia belum setahun menjabat di Bali.
Polemik sampah masih menjadi kabar yang banyak dibicarakan. Kali ini, ratusan truk sampah mengepung kantor Gubernur Bali menuntut solusi penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar. Akhirnya, disepakati, TPA Suwung dibuka terbatas untuk sampah organik.
Beranjak ke ulah bule di Bali. Seorang warga Prancis menganiaya warga Denpasar di sebuah gym atau pusat kebugaran di Denpasar Barat. Bule tersebut telah diamankan, sedangkan korban harus dirawat di rumah sakit.
Masih soal warga negara asing, seorang warga Malaysia mengungkapkan alasan tak biasa saat menjalani sidang kasus narkotika di Pengadilan Negeri Denpasar. Ia mengaku ganja yang dibawanya ke Bali akan digunakan untuk persembahyangan.
Berikut rangkuman berita terpopuler selama sepekan dalam rubrik Bali Sepekan di detikBali.
1. Kajati Bali Diganti
Pergantian pucuk pimpinan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali kembali terjadi. Chatarina Muliana resmi dimutasi, sementara Setiawan Budi Cahyono ditunjuk sebagai penggantinya. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026.
Dalam keputusan itu, sebanyak 53 pejabat strategis di lingkungan Kejaksaan Agung dimutasi secara serentak, mulai dari kepala kejaksaan tinggi (kajati), direktur di tingkat pusat, hingga pejabat pengawasan dan intelijen.
Di Bali, rotasi ini menjadi sorotan karena terjadi dalam waktu relatif singkat. Chatarina Muliana yang baru menjabat sebagai Kajati Bali sejak Oktober 2025 kini dipindahkan ke posisi Kepala Pusat Pemulihan Aset.
Masa jabatannya yang hanya sekitar enam bulan memicu perhatian publik. Sebelumnya, ia sempat diharapkan mampu mengungkap berbagai dugaan kasus korupsi di Pulau Dewata.
Simak Video "Video Bareskrim Tangkap WN Malaysia Bawa 99 Ribu Narkoba Happy Five"
(hsa/hsa)