Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial GKA (70) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar hotel di kawasan Sanur, Denpasar Selatan, Selasa (14/4/2026). Penemuan jasad korban pertama kali diketahui pukul 18.30 Wita setelah pihak hotel menerima informasi bahwa korban tidak merespons panggilan sejak pagi.
Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk sementara, dugaan awal korban meninggal dunia karena sakit," kata Azel, Rabu (15/4/2026).
Peristiwa itu bermula saat petugas front office hotel, I Komang Widnyana, menerima pesan WhatsApp dari rekan korban yang meminta bantuan untuk mengecek kamar karena korban tidak dapat dihubungi sejak pagi.
Setelah beberapa kali mencoba menelepon dan mengetuk pintu kamar tanpa respons, saksi kemudian memanggil petugas keamanan hotel untuk melakukan pengecekan.
Pintu kamar sempat dicoba dibuka menggunakan kunci master, tapi dalam kondisi double lock dari dalam. Pihak hotel lalu memanggil teknisi untuk membongkar pintu.
Setelah pintu berhasil dibuka, korban terlihat dalam posisi tidur di atas kasur dengan mata terbuka dan tubuh tertutup selimut. Meski sempat dipanggil berulang kali, korban tidak memberikan respons.
Petugas keamanan kemudian melaporkan kejadian itu kepada pimpinan hotel yang selanjutnya menghubungi pihak kepolisian. Tim Inafis Polresta Denpasar yang tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 Wita langsung melakukan olah TKP.
Dari hasil pemeriksaan, korban ditemukan dalam posisi kepala mengarah ke barat, tubuh miring ke kiri, kedua tangan berada di atas dada, serta kedua kaki lurus. Korban mengenakan celana pendek hitam dan tidak memakai baju. Pihak kepolisian menyatakan nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Di dalam kamar, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa jenis obat-obatan. Di antaranya tiga inhaler, obat Lyrica, Calcium Lactate, Meloxicam, Endone, Panamex, Nettoblastin, dan Prodine.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar ke RSUP Prof. Ngoerah sekitar pukul 20.15 Wita untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan, meski dugaan awal mengarah pada kematian wajar akibat sakit.
(nor/nor)










































