detikBali

Warung Babi Guling Pan Lagas di Kerobokan Hangus Terbakar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Warung Babi Guling Pan Lagas di Kerobokan Hangus Terbakar


Agus Eka Purna Negara - detikBali

Petugas Damkar Badung saat menjinakkan api yang membakar warung babi guling agar tidak merembet ke bangunan sekitar. (Istimewa)
Foto: Petugas Damkar Badung saat menjinakkan api yang membakar warung babi guling agar tidak merembet ke bangunan sekitar. (Istimewa)
Badung -

Sebuah warung babi guling di Jalan Kedampang, Desa Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (11/4/2026) dini hari. Diperkirakan, api mulai berkobar di tempat usaha milik Gede Sudata Eka Putra (30) itu sekitar pukul 00.08 Wita.

"Kami menerima informasi dari operator URC melalui pesawat RIG mengenai adanya api yang membakar Warung Babi Guling Pan Lagas. Petugas langsung meluncur dua menit setelah laporan masuk dan tiba di lokasi pada pukul 00.16 Wita," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badung, I Wayan Wirya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim pemadam mengerahkan empat unit mobil pemadam (BW) yang berasal dari Pos Dalung dan Pos Kunti untuk menjinakkan api di lokasi padat bangunan tersebut. Operasi pemadaman berlangsung selama satu jam dengan melibatkan personel gabungan beserta bantuan dari masyarakat setempat.

"Unit yang kami kerahkan adalah BW 11 dan 25 dari Pos Dalung, serta BW 12 dan 07 dari Pos Kunti untuk mempercepat penanganan. Total air yang dihabiskan untuk memadamkan api di area seluas 10 x 10 meter tersebut mencapai sekitar 13.000 liter," jelas Wirya.

ADVERTISEMENT

Meski bangunan utama warung hangus tak tersisa, petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api yang menghanguskan warung milik pria asal Kubu, Karangasem tersebut masih dalam penyelidikan.

"Fokus utama kami tadi adalah mengamankan bangunan di sampingnya agar api tidak meluas lebih jauh ke pemukiman. Terkait penyebab kebakaran dan total kerugian material, saat ini masih belum diketahui dan masih dalam tahap pendataan," pungkas Wirya.




(hsa/hsa)










Hide Ads