Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat menggunakan kendaraan dinas secara bersama-sama saat bertugas di lapangan atau bepergian. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi energi.
"Sekarang, penggunaan kendaraan dinas ini saat turun ke lapangan saya minta supaya bersama-sama. Jadi jangan bawa kendaraan-kendaraan sendiri saat acara bersama di luar, sebisa mungkin harus bersama. Semua kita efisiensi," tegas LAZ, Kamis (9/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, LAZ memastikan tidak akan menerapkan kebijakan bersepeda ke kantor bagi ASN. Ia menilai kondisi geografis Lombok Barat berbeda, karena banyak pegawai yang tinggal jauh bahkan harus melintasi Kota Mataram menuju Kantor.
"Memang pada prinsipnya harus efisiensi, tapi beda karakter Lombok Barat dengan yang lain. Masalahnya pegawainya tidak tinggal di sini, jauh-jauh. Beda cara pendekatannya," jelasnya.
Selain itu, LAZ juga menekankan efisiensi penggunaan listrik di lingkungan kantor. Ia meminta ASN untuk mematikan lampu dan pendingin ruangan (AC) jika sudah tidak digunakan.
"Kalau umpama jam 3 sudah tidak bekerja, ya sudah matikan lampu. Supaya ruangan-ruangan itu efisien secara penggunaan daya. AC mati, lampu mati. Jarang juga ASN yang bekerja sampai jam 4 atau jam 5, kecuali yang tertentu," ujarnya.
Di sisi lain, LAZ mengungkapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah di lingkup Pemkab Lombok Barat akan diterapkan pekan ini. Ia menegaskan kebijakan tersebut hanya berlaku bagi staff di luar sektor pelayanan.
"Kami mulai (WFH). Pokoknya sesuai ketentuan pusat, mana yang boleh WFH akan WFH, mana yang sifatnya pelayanan dasar harus tetap dong," tandasnya.
(nor/nor)