detikBali
Internasional

Bill Gates Bakal Bersaksi di Kongres AS Soal Jeffrey Epstein

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

Bill Gates Bakal Bersaksi di Kongres AS Soal Jeffrey Epstein


Aisyah Kamaliah - detikBali

Anggota DPR dari Partai Demokrat membagikan foto-foto baru Epstein yang menampilkan Sergey Brin dan Bill Gates.
Foto: Anggota DPR dari Partai Demokrat membagikan foto-foto baru Epstein yang menampilkan Sergey Brin dan Bill Gates. (Anggota Partai Demokrat di Komite Pengawasan DPR AS)
Jakarta -

Pebisnis Amerika Serikat (AS), William Henry Gates III alias Bill Gates, dijadwalkan bersaksi di hadapan Kongres AS. Ia bakal bersaksi terkait interaksinya dengan predator seksual Jeffrey Epstein.

Dilansir dari detikInet, sidang Kongres AS untuk pemeriksaan kesaksian Bill Gates dijadwalkan pada 10 Juni 2026.

"(Bill Gates) berharap dapat menjawab semua pertanyaan komite untuk mendukung pekerjaan penting mereka," kata seorang juru bicara sang miliarder kepada BBC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gates belum dituduh melakukan pelanggaran oleh korban Epstein mana pun, dan keterlibatannya dalam berkas investigasi tidak menyiratkan aktivitas kriminal apa pun.

ADVERTISEMENT

Detail tentang komunikasi dan hubungan Gates dengan Epstein termasuk dalam lebih dari tiga juta dokumen yang dirilis awal tahun ini oleh Departemen Kehakiman (DoJ). Departemen tersebut telah merilis jutaan dokumen, tetapi jutaan lainnya masih belum diungkapkan.

Departemen Kehakiman AS merilis dokumen Epstein setelah Presiden AS, Donald Trump, menandatangani undang-undang yang disahkan oleh Kongres pada November 2025. UU itu mengharuskan Departemen Kehakiman untuk merilis semua materi dari investigasinya terhadap Epstein. Inilah yang mengungkap hubungan Gates dengan Epstein ke publik.

Filantropis tersebut pada akhirnya membahas hubungannya dengan pelaku kejahatan seksual tersebut selama pertemuan dengan staf dari yayasan amalnya. Dia mengaku akan bertanggung jawab atas tindakannya.

"Bill berbicara terus terang, menjawab beberapa pertanyaan secara rinci," ujar Gates Foundation dalam sebuah pernyataan.

Wall Street Journal melaporkan Gates meminta maaf kepada staf, mengatakan ia memiliki dua hubungan gelap dengan wanita Rusia yang kemudian diketahui Epstein. Sementara itu, ia membantah melakukan atau menyaksikan sesuatu yang ilegal.

Awal tahun ini, Gates, dalam sebuah wawancara dengan 9News di Australia, berbicara secara terbuka tentang hubungannya dengan Epstein, mengatakan interaksinya terbatas pada makan malam. Pendiri Microsoft itu menegaskan bahwa ia tidak pernah mengunjungi pulau Epstein.

"Setiap menit yang saya habiskan bersamanya saya sesali dan saya minta maaf atas hal itu," aku Gates.

Juru bicara Gates dalam sebuah pernyataan kepada BBC kemudian mengatakan pendiri Microsoft tersebut tidak pernah menghadiri pesta dengan mendiang pengusaha tersebut dan tidak terlibat dalam kegiatan ilegal yang terkait dengan Epstein.

"Meskipun Gates mengakui bahwa pertemuannya dengan Epstein adalah kesalahan penilaian yang serius, ia dengan tegas membantah segala perilaku tidak pantas terkait Epstein dan aktivitas mengerikan yang melibatkan Epstein," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Artikel ini telah tayang di detikInet. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)










Hide Ads