detikBali

Bule Rusia Curhat Barang Berharga Raib dari Jok Motor Saat Selancar di Uluwatu

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bule Rusia Curhat Barang Berharga Raib dari Jok Motor Saat Selancar di Uluwatu


Fabiola Dianira - detikBali

Warga Negara (WN) Rusia menceritakan dirinya menjadi target pencurian saat sedang berselancar di kawasan Uluwatu. (dok. tangkapan layar akun @steparomanenko)
Foto: Warga Negara (WN) Rusia menceritakan dirinya menjadi target pencurian saat sedang berselancar di kawasan Uluwatu. (dok. tangkapan layar akun @steparomanenko)
Badung -

Video seorang Warga Negara (WN) Rusia yang mengaku kehilangan barang-barang berharganya saat berselancar di kawasan Uluwatu, Badung, viral di media sosial. Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @steparomanenko pada Minggu (5/4/2026).

Dalam unggahannya, ia menceritakan sejumlah barang berharganya hilang saat sedang berselancar. Ia menduga pelaku membuka jok motornya yang terparkir lalu mengambil beberapa barang berharga mulai dari tas yang berisi dokumen, dua buah ponsel, jam tangan, headphone, kartu kredit, liontin emas, dan barang lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Guys, important warning. Yesterday at the Uluwatu parking, all my valuables were stolen while I was surfing. Someone carefully opened my bike and took my bag with documents, two phones, a watch, headphones, a credit card, a gold pendant, and other things," ujarnya dalam video tersebut.

Ia menduga dirinya telah menjadi sasaran pelaku yang sebelumnya memantau aktivitasnya berselancar. Menurut pengakuannya, kasus ini bukan pertama kali terjadi di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

Korban juga menyebut pelaku sempat mencoba menggunakan kartu kreditnya dan gagal bertransaksi saat ia masih berselancar. Dari situ, ia dapat melacak lokasi pelaku salah satunya berada di kawasan Kuta.

"While I was in the water, they tried to use my card. Luckily, there was not much money on it. From the failed transactions, I found the places where they tried to pay. One of them was Domino's Pizza in Kuta," ceritanya.

Ia kemudian mendatangi lokasi tersebut dan memperoleh rekaman CCTV. Dalam rekaman itu, terlihat beberapa orang yang diduga satu keluarga sedang bertransaksi. Kedua orang dewasa terlihat mengenakan masker, sedangkan wajah dua anaknya tampak jelas. Salah satu ciri yang mencolok ada pada pria yang memiliki tato di tangan kanannya.

Ia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan menyerahkan rekaman video sebagai bukti. Namun ia mengeluhkan respons polisi yang tidak sesuai dengan harapannya.

"I reported this to the police and gave them the video. If they want, they can check street cameras and identify these people. There is enough information. But it seems no one is really interested in doing that," katanya.

Ia juga meminta bantuan netizen bagi yang mengenal pelaku dan menawarkan imbalan bagi yang memberikan informasi. Dari pengalamannya tersebut, ia mengingatkan netizen agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam sepeda motor, meskipun hanya sebentar.

Sementara itu, Polresta Denpasar menyatakan belum menerima laporan terkait kasus tersebut.

"Belum ada (laporannya)," ujar Humas Polresta Denpasar, Dayu Darmayanti, Selasa (7/4/2026). Pihak Polda Bali juga telah dihubungi dan hingga kini belum memberikan konfirmasi terkait peristiwa tersebut.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads
LIVE