Angin puting beliung terjadi di Banjar Sesandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan pada Selasa (7/4/2026) pukul 15.00 Wita. Akibat kejadian tersebut, sebanyak sembilan kepala keluarga (KK) terdampak. Beberapa bagian bangunan hancur disapu angin kencang.
Sekretaris Desa Sesandan, I Wayan Oka Suputra, mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah bangunan mengalami kerusakan mulai dari rusak kecil, hingga berat.
"Ada sembilan Kepala Keluarga yang bangunannya terkena dampak dengan radius kira-kira 15 meter seperti bangunan untuk tempat tidur, bale gede, dapur, hingga pelinggih," ujar Oka Suputra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menimpa bangunan, sebuah pohon berukuran cukup besar juga roboh akibat angin puting beliung tersebut. Kata dia, dari sembilan KK tersebut terdapat tiga KK yang bangunannya mengalami kerusakan paling parah. "Untuk total kerugian masih belum bisa kami pastikan," jelasnya.
Oka Suputra menuturkan, bencana alam tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wita, dengan diawali suara gemuruh. Kemudian para penghuni rumah kemudian berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Angin kemudian berembus kencang menuju arah timur laut.
"Saksi melihat sampah-sampah mulai dari plastik dan dedaunan beterbangan ke udara. Lantas mereka menyelamatkan diri keluar rumah untuk menghindari jika tiba-tiba bangunannya roboh," bebernya.
Oka mengatakan ada beberapa penghuni yang mengalami trauma terutama lansia. Petugas BPBD Kabupaten Tabanan tengah berada di lokasi untuk melakukan penanganan.
(hsa/hsa)










































