detikBali

Mobil Travel Tabrak Truk di Jalan Denpasar-Gilimanuk gegara Sopir Mengantuk

Terpopuler Koleksi Pilihan

Mobil Travel Tabrak Truk di Jalan Denpasar-Gilimanuk gegara Sopir Mengantuk


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Proses evakuasi sopir truk yang terjepit saat kecelakaan di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Pekutatan, Jembrana, Bali, Selasa (31/3/2026). (Foto: Dok. Polres Jembrana)
Proses evakuasi sopir truk yang terjepit saat kecelakaan di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Pekutatan, Jembrana, Bali, Selasa (31/3/2026). (Foto: Dok. Polres Jembrana)
Jembrana -

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Bali. Kali ini, kecelakaan melibatkan mobil travel Isuzu Microbus berpelat nomor N 7013 UN dan truk N 9029 UG.

Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, mengungkapkan kecelakaan diduga dipicu sopir travel bernama Syaiful Rizal Mas Agus mengantuk saat berkendara. Menurutnya, sopir truk bernama Yusub (46) sempat terjepit dalam insiden tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kecelakaan tersebut terjadi tadi siang sekitar pukul 13.30 Wita. Proses evakuasi membutuhkan waktu lantaran sopir truk yang terjepit," ungkap Suarmadi, saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (31/3/2026).

Kecelakaan bermula saat mobil travel yang dikemudikan oleh Syaiful melaju dari Denpasar menuju Gilimanuk. Saat melintas di jalan menikung, mobil tersebut kehilangan kendali.

ADVERTISEMENT

"Berdasarkan keterangan sopir Microbus, yang bersangkutan merasa mengantuk hingga tertidur sesaat. Ia tidak menyadari ada tikungan ke kiri sehingga kendaraan melaju lurus ke jalur lawan," ujar Suarmadi.

Pada saat yang sama, truk yang dikemudikan Yusub datang dari arah berlawanan. Lantaran jarak dengan mobil travel sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Akibat benturan keras tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Kaca depan kedua mobil hancur dan bodi kendaraan ringsek.

"Kondisi korban yang terlibat kecelakaan di antaranya sopir truk Yusub harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSU Negara. Sementara sopir travel dan kernetnya mengalami luka ringan," kata Suarmadi.

Suarmadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski begitu, ia memperkirakan total kerugian materiel akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp 20 juta.

Menurut Suarmadi, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga sempat menerapkan sistem buka-tutup jalur untuk menghindari kemacetan panjang selama proses evakuasi dua kendaraan yang terlibat kecelakaan.

"Truk berhasil dievakuasi pada pukul 14.30 Wita, disusul evakuasi Microbus pada pukul 16.00 Wita. Kedua kendaraan saat ini sudah diamankan di Polres Jembrana," pungkasnya.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads