detikBali

Arus Balik di Terminal Mengwi Meningkat, Masih Ada Pemudik Susulan ke Jawa

Terpopuler Koleksi Pilihan

Arus Balik di Terminal Mengwi Meningkat, Masih Ada Pemudik Susulan ke Jawa


Agus Eka - detikBali

Sejumlah penumpang hendak berangkat di Terminal Mengwi, Badung, Bali, Jumat (27/3/2026). (Foto: Agus Eka/detikBali)
Sejumlah penumpang hendak berangkat di Terminal Mengwi, Badung, Bali, Jumat (27/3/2026). (Foto: Agus Eka/detikBali)
Badung -

Jumlah penumpang arus balik Lebaran 2026 yang tiba di Terminal Tipe A Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, mengalami tren peningkatan. Di tengah arus balik itu, Terminal Mengwi juga masih dipadati pemudik yang baru berangkat menuju Pulau Jawa setelah Hari Raya Idul Fitri.

"Arus balik sudah dimulai dari tanggal 24 Maret sampai dengan 26 Maret kemarin. Jadi dengan kisaran tersebut, kemungkinan ada arus balik lanjutan tepatnya di tanggal 27 hari ini, kemudian 28, serta 29 Maret 2026," kata Kepala Wilayah Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Mengwi, I Dewa Gede Tantara Tesa Putra, Jumat (27/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan penumpang di Terminal Mengwi tercatat konsisten sebesar 4-6 persen setiap harinya sejak 24 Maret 2026. Jumlah penumpang terus merangkak naik dari angka 2.767 orang hingga menembus angka 3.152 penumpang pada data terakhir.

Dewa mengakui Terminal Mengwi masih melayani arus keberangkatan atau mudik lanjutan yang cukup signifikan di tengah masa arus balik tersebut. Selisih antara penumpang yang datang dengan yang berangkat ke luar Bali melalui Terminal Mengwi hanya terpaut sekitar 400 orang.

ADVERTISEMENT

"Arus keberangkatan juga masih ramai, kami duga kemungkinan ada arus mudik lanjutan. Memang antara keberangkatan dan kedatangan itu beda 400 penumpang, jadi sangat tipis," imbuhnya.

Dewa mengatakan seluruh skenario pelayanan di Terminal Mengwi telah disiapkan sehingga tidak ditemukan kendala armada maupun antrean. Posko pemantauan dari Kementerian Perhubungan juga masih beroperasi hingga akhir bulan ini.

"Sejauh ini untuk kendala kami belum menemui kendala apa pun karena sudah kita buatkan skenario. Untuk pemantauan posko dari Kementerian Perhubungan, kami terakhir nanti di 30 Maret 2026," imbuhnya.

Menurut Dewa, mayoritas penumpang yang baru tiba di Terminal Mengwi berasal dari wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Para pendatang tersebut sebagian besar menetap di wilayah Badung, Tabanan, hingga Kota Denpasar.

Fenomena mudik pasca-Lebaran ini diakui oleh sejumlah penumpang di Terminal Mengwi. Salah satunya adalah M Nohir, warga yang baru bertolak menuju Madura untuk menghindari antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk seperti terjadi beberapa waktu lalu.

"Saya baru pulang kampung karena kemarin-kemarin tahu ada macet di Gilimanuk, awalnya berencana sebelum Idul Fitri tapi karena macet jadinya ditunda. Ya memang sengaja pulang setelah Idul Fitri biar santai di jalan, yang penting ketemu keluarga," kata M Nohir.

Yono, pemudik asal Jember, setali tiga uang. Pria yang memboyong anak dan istrinya ini juga memilih melakukan perjalanan mudik hari ini. "Kemarin dengar kabar Gilimanuk padat sebelum Idul Fitri. Saya tunda, jadinya berangkat sama istri dan dua anak hari ini," ujar Yono.



(iws/iws)











Hide Ads