Sebanyak 856 personel polisi disiagakan di Gianyar, Bali, untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan saat momentum Nyepi hingga Idul Fitri. Kepolisian mewaspadai potensi kemacetan dan gangguan ketertiban seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode tersebut.
"Dalam pengamanan malam pengerupukan, Hari Raya Nyepi, sampai Idul Fitri, kami kerahkan 856 personel. Gabungan polres dan polsek jajaran," kata Kapolres Gianyar AKBP Chandra Kesuma kepada detikBali, Kamis (19/3/2026).
Chandra merinci, dari total tersebut, sebanyak 340 personel berasal dari Polres Gianyar, sedangkan 409 personel lainnya merupakan gabungan dari tujuh polsek di wilayah setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratusan personel itu disebar di dua pos pengamanan, yakni Pos Ubud dan Pos Masceti. Seluruhnya juga terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2026.
"Semua personel kami terjunkan. Satu di pos Ubud, satu lagi di pos Masceti," kata Chandra.
Fokus Pengamanan di Ubud dan Masceti
Personel di Pos Ubud bertugas mengantisipasi potensi gangguan ketertiban sejak malam pengerupukan hingga lonjakan wisatawan saat Idul Fitri. Selain itu, mereka mengatur lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan akibat tingginya mobilitas wisatawan.
Sementara itu, personel di Pos Masceti difokuskan pada pengamanan jalur mudik. Polisi di pos ini bertugas menjaga kelancaran arus kendaraan serta mencegah kemacetan menuju Pelabuhan Padangbai.
"Supaya kalau ada kecelakaan lalu lintas, dapat segera ditangani. Kami syand by on call," katanya.
Chandra menambahkan, hingga saat ini belum terpantau adanya potensi gangguan ketertiban yang signifikan. Namun, kepolisian tetap mewaspadai potensi kemacetan lalu lintas akibat lonjakan jumlah wisatawan saat Lebaran.
(dpw/dpw)










































