Daftar Isi
Tak terasa bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-20. Semoga ibadah puasa Anda berjalan lancar ya detikers. Jangan lupa perhatikan jadwal buka puasa untuk wilayah Badung hingga Denpasar Bali dan sekitarnya hari ini.
Mengetahui jadwal puasa dapat menjadi acuan bagi umat untuk menentukan waktu sahur, berbuka puasa, serta pelaksanaan shalat lima waktu. Dengan begitu, rangkaian ibadah selama Ramadhan dapat berjalan lebih tertib, terarah, dan optimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak jadwal buka puasa untuk wilayah Badung hingga Denpasar Bali dan sekitarnya hari ini Selasa, 10 Maret 2026/20 Ramadhan 1447 H.
Jadwal Buka Puasa Badung-Denpasar Bali 10 Maret 2026/20 Ramadhan 1447 H
Kabupaten Badung
Maghrib: 18.39 Wita
Isya: 19.48 Wita
Kabupaten Bangli
Maghrib: 18.38 Wita
Isya: 19.47 Wita
Kabupaten Buleleng
Maghrib: 18.39 Wita
Isya: 19.48 Wita
Kabupaten Gianyar
Maghrib: 18.38 Wita
Isya: 19.47 Wita
Kabupaten Jembrana
Maghrib: 18.41 Wita
Isya: 19.50 Wita
Kabupaten Karangasem
Maghrib: 18.37 Wita
Isya: 19.46 Wita
Kabupaten Klungkung
Maghrib: 18.38 Wita
Isya: 19.47 Wita
Kabupaten Tabanan
Maghrib: 18.39 Wita
Isya: 19.48 Wita
Kota Denpasar
Maghrib: 18.39 Wita
Isya: 19.48 Wita
Doa Buka Puasa
Waktu berbuka tidak hanya tentang menghilangkan rasa haus dan lapar. Umat Islam juga disarankan untuk memperbanyak doa saat berbuka puasa.
Berikut dua doa saat berbuka puasa berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat dalam video 'Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 2)' yang diunggah ke kanal YouTube.
Versi Pertama
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah
Artinya: "Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah." (HR Abu Daud)
Versi Kedua
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina.
Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih." (HR Bukhari dan Muslim)
Berdasarkan keterangan Ustaz Adi Hidayat, cara mengamalkan doa buka puasa di atas dapat dengan menggabungkannya. Jadi, doa Dzahabazh zhoma'u dibaca sebagai pembuka, kemudian diikuti dengan doa Allahumma laka shumtu.
Dilansir laman Almanhaj, Rasulullah biasanya membacakan doa Dzahabazh zhoma'u selepas membatalkan puasa. Ini juga sesuai dengan arti dari bacaan doa buka puasa tersebut, yaitu "Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah ...".
(iws/iws)










































