Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengungkap kelemahan timnya setelah bermain imbang dengan Celtic. Amorim beralasan para pemain Il Diavolo masih perlu beradaptasi dengan gaya main yang diusungnya.
"Kami berusaha untuk menguasai bola. Kami sedikit kesulitan ketika kami mencoba melakukan pressing tinggi di seluruh lapangan. Kami akan meningkatkan kemampuan fisik dan dalam hal pressing tinggi ke depannya," ujar Amorim, dikutip dari detikSport, Minggu (26/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AC Milan bermain imbang 2-2 dengan Celtic pada laga uji coba pramusim di Celtic Park, Sabtu (25/7). Rossoneri tertinggal dua gol lebih dulu dari torehan Camilo Duran dan James Forest pada babak pertama.
Selepas jeda, Milan berupaya bangkit. Mereka bisa menyamakan skor lewat brace Francesco Camarda.
Pertandingan itu merupakan laga pertama Milan di bawah asuhan Ruben Amorim sebagai pelatih anyar. Para pemain Milan dinilai masih terbiasa bermain dengan cara main yang diusung pelatih sebelumnya, Maximiliano Allegri.
Diketahui, Allegri dan Amorim mengusung gaya main yang jauh berbeda. Allegri bermain lebih pragmatis, sedangkan Amorim ingin Milan tampil lebih agresif dalam melakukan pressing.
Saat laga melawan Celtc, para pemain Milan masih tak kompak dalam melakukan pressing. Mereka meninggalkan banyak celah yang bisa dimanfaatkan pemain Celtic saat melakukan pressing tinggi.
"Kami perlu lebih banyak menguasai bola dalam pertandingan, tetapi terkadang itu sulit dan membutuhkan lebih banyak waktu," kata Amorim.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!
(iws/iws)