Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan saat bulan puasa atau Ramadan. Mekanisme waktu pembagian dan menu makanan kepada para penerima manfaat berbeda dari hari-hari biasa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas, mengatakan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di seluruh wilayah Indonesia sudah mencapai 22.091 unit. Sedangkan jumlah penerima manfaat capai lebih dari 60 juta orang.
"Penerima manfaat sudah Lebih dari 60 juta lebih sedikit. Jadi sudah tembus 60 juta ya," ucapnya dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2026) dilansir dari detikFinance.
Penerima program MBG usia anak sekolah, ungkap Zulhas, rata-rata sudah di atas 90% untuk masing-masing sekolah yang sudah memiliki SPPG. Namun, untuk penerima manfaat di pesantren masih tergolong kecil hanya sekitar 20%.
"Tadi kalau dari sekolah, dari Dikdasmen itu sudah hampir rata dapat ya. Jadi kalau 100% siswanya yang dapat penerima manfaat itu sudah 90%, 95% rata-rata hampir 100%" jelas Zulhas.
"Tadi kalau Menteri Agama datanya rendah, tetapi dari Pak Dadan hampir sudah 70%. Tetapi kalau di Kementerian Agama datanya kira-kira baru 20-an%. Ya ini data yang akan kita cocokan," sambung Zulhas.
(iws/iws)