Dinas Pariwisata Kabupaten Badung berencana melakukan penataan di sejumlah destinasi wisata di kawasan Kuta Selatan pada 2026. Penataan tersebut mencakup penambahan amenitas serta sarana dan prasarana penunjang.
Kepala Dinas Pariwisata Badung I Nyoman Rudiarta mengatakan, dua destinasi yang menjadi prioritas revitalisasi tahun ini adalah Uluwatu dan Pantai Pandawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk di tahun 2026 ini, di Kuta Selatan ada dua program yang cukup fenomenal kaitannya di Uluwatu, yang kedua adalah di Pantai Pandawa," jelasnya saat menghadiri acara Kick-off Rejuvenation The Nusa Dua di Peninsula Island, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan pembenahan yang akan dilakukan di Uluwatu yaitu perluasan area parkir dan menambah beberapa sarana penunjang. Sedangkan di Pantai Pandawa akan ada penambahan kios sebagai tempat berjualan UMKM.
"Kalau di Uluwatu ada kegiatan pengadaan atau pembuatan parkir. Parkir cukup luas dan beberapa sarana prasarana penunjang. Kalau di Pantai Pandawa itu adalah kios-kios yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya ekonomi kreatif," jelasnya.
Selain itu, Dinas Pariwisata Badung juga akan melakukan pembenahan serta penambahan fasilitas di sejumlah desa wisata yang ada di Kabupaten Badung. Program pembenahan tersebut seharusnya dilaksanakan pada 2025. Namun, karena alasan efisiensi anggaran, maka program terpaksa diundur dan akan dilaksanakan tahun ini.
"Itu usulan yang tentunya kalau di Pandawa seharusnya dilaksanakan di tahun 2025, tetapi karena ada beberapa efisiensi, jadi kita laksanakan di 2026," katanya.
(nor/nor)










































