Ketegangan geopolitik tak hanya membara di Timur Tengah. Eropa kini menunjukkan sikap di kawasan Arktik setelah Prancis mengerahkan kapal induk andalan Angkatan Lautnya, Charles de Gaulle, ke perairan Atlantik di tengah memanasnya situasi Greenland.
Dilansir dari detikNews, (28/1/2026), langkah Prancis itu diambil saat hubungan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa meruncing akibat isu Greenland.
"Kapal induk andalan Angkatan Laut Prancis, Charles de Gaulle, pada hari Selasa berlayar menuju Atlantik," kata Kementerian Pertahanan Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada hari Rabu, Presiden Prancis Emmanuel Macron akan bertemu dengan para pemimpin Denmark dan Greenland di Paris," lanjut pernyataan Kementerian Pertahanan Prancis.
Menuju Kawasan Strategis Atlantik Utara
Kementerian Pertahanan Prancis tidak mengungkapkan secara rinci lokasi penempatan Charles de Gaulle. Namun, sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan kepada AFP bahwa kapal induk itu bergerak menuju Atlantik Utara, wilayah yang belakangan menjadi titik panas ketegangan geopolitik.
"Kelompok udara angkatan laut telah berlayar dari pangkalan angkatan laut Toulon untuk mengambil bagian dalam Orion 26, latihan gabungan dan sekutu berskala besar," kata Kementerian Pertahanan Prancis.
"Latihan ini, yang akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang di zona Atlantik-wilayah strategis untuk pertahanan kepentingan Eropa-akan menyatukan pasukan Prancis bersama sekutu dan mitra regional mereka."
Sebagai informasi, negara-negara Eropa menunjukkan sikap bersatu setelah Presiden AS Donald Trump bulan ini melemahkan aliansi transatlantik dengan mengancam akan merebut wilayah otonom Denmark tersebut. Greenland dinilai strategis karena berada di antara Samudra Arktik dan Samudra Atlantik Utara.
Kelompok serang kapal induk terdiri atas kapal induk beserta pesawat-pesawatnya, serta sejumlah kapal pengawal dan pendukung, termasuk fregat pertahanan udara, kapal pasokan, dan kapal selam serang.
Hingga kini, belum ada keterangan sejauh mana kelompok serang kapal induk itu akan beroperasi di Atlantik Utara. Sementara itu, kapal selam Rusia dari Armada Utara maupun Armada Baltik diketahui secara rutin melintasi kawasan Atlantik Utara.