Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menargetkan minimal 50 kursi DPR RI pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Partai berlogo gajah itu juga menargetkan kader di daerah-daerah untuk menambah raihan kursi DPRD.
Hal itu diungkapkan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, seusai Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Bali di The Trans Resort, Badung, Bali, Sabtu (24/1/2026). Ahmad Ali optimistis target tersebut bisa direalisasikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami target di partai papan tengah, setidak-tidaknya 50 sampai 60 kursi DPR RI. Itu menjadi salah satu target maksimal yang kami akan perjuangkan," kata Ali.
Ali juga menargetkan kader PSI dari setiap daerah pemilihan (dapil) di Bali bisa merebut kursi DPRD. Meski begitu, ia mengakui tantangan PSI di Bali cukup berat.
"Sehingga paling tidak kami menargetkan satu kursi untuk DPR RI dan itu adalah target yang rasional menurut saya untuk diperjuangkan oleh DPW," jelas Ali.
"Tapi paling tidak, setidak-tidaknya yang bisa kami janjikan kepada masyarakat Indonesia adalah kepada anggota PSI adalah bahwa 2029 ini PSI lolos menjadi peserta pemilu dan masuk parlemen threshold," pungkas mantan politikus Partai NasDem itu.
Rakorwil PSI Bali juga dirangkai dengan pelantikan pengurus DPW dan DPD PSI se-Bali. Dalam kesempatan itu, Kaesang melantik Wayan Suyasa sebagai Ketua DPW PSI Bali periode 2025-2030.
Sebelumnya, Kaesang juga menargetkan kader PSI agar bisa menambah kursi DPRD di Bali pada Pemilu 2029. Bahkan, ia ingin PSI bisa menjadi satu fraksi tersendiri di DPRD Bali.
"Semuanya nggak ada yang tahu. Bisa jadi 2029 kita tiba-tiba jadi nomor satu di sini," ujar Kaesang.
Rakorwil dan pelantikan pengurus DPW PSI Bali hari ini turut dihadiri sejumla elite DPP PSI. Mulai dari Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie Louisa, Waketum PSI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Ketua Harian PSI Ahmad Ali, hingga Sekjen PSI Raja Juli Antoni.
(iws/iws)










































