Sejumlah desa di Nusa Penida, Klungkung, Bali, tergenang banjir akibat hujan deras sejak Selasa (20/1/2026) sore. Bahkan, beberapa warga dievakuasi pada dini hari tadi.
Camat Nusa Penida, I Kadek Yoga Kusuma, membenarkan wilayahnya diterjang banjir. Menurutnya, air menggenang di kawasan pesisir seperti Desa Suana, Batununggul, Ped, Toyapakeh, dan Sakti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di beberapa lokasi, (genangan air) sempat sampai selutut. Tapi pagi ini sudah mereda," ungkap Yoga saat dikonfirmasi detikBali, Rabu (21//1/2026).
Desa Ped menjadi wilayah terdampak banjir paling parah. Sebab, kondisi geografisnya yang berada di dataran rendah mengakibatkan daerah tersebut menerima aliran air dari wilayah yang lebih tinggi. Sejumlah personel Polsek Penida turut membantu proses evakuasi warga terdampak.
"Begitu menerima laporan adanya banjir, kami langsung mengerahkan personel piket fungsi untuk melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman," ujar Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya.
Menurut Kesuma Jaya, banjir menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air mencapai setinggi paha orang dewasa. Walhasil, sejumlah rumah tidak dapat ditempati untuk sementara waktu.
Sementara itu, sebagian ruas jalan di sepanjang Desa Ped hingga Desa Kutampi Nusa Penida dipenuhi sampah dan dahan kayu yang terbawa arus. Kusuma Jaya menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
(iws/iws)










































