Jumlah sekolah penerima bantuan program revitalisasi satuan pendidikan pada 2026 akan ditambah. Dari target awal 11.700 sekolah, Presiden Prabowo Subianto meminta penambahan sekitar 60.000 satuan pendidikan.
Hal itu diungkap oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Ia menyebut dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kementerian telah mengalokasikan target program revitalisasi adalah 11.700 di 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk tahun 2026, revitalisasi yang sudah aman di dalam APBN kami alokasikan untuk 11.700 sekian satuan pendidikan dan Pak Presiden menyampaikan berulang kali di berbagai kesempatan bahwa tahun ini revitalisasi akan ditambah 60 ribu," ungkap Mu'ti dalam acara Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk Mewujudkan Sekolah Aman dan Nyaman se-Tangerang Raya di SD Ruhama Labschool UHAMKA, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (14/1/2026) dilansir dari detikEdu.
Dengan tambahan tersebut, total sekolah yang ditargetkan menerima program revitalisasi pada 2026 mencapai lebih dari 71.000 satuan pendidikan.
"Sehingga total Insyaallah kami akan revitalisasi untuk 71.000 sekian satuan pendidikan di tahun 2026," imbuhnya.
Target 2029 Sekolah di RI Kondisinya Baik Semua
Mu'ti optimistis peningkatan target revitalisasi ini dapat mewujudkan kondisi sekolah yang layak di seluruh Indonesia. Ia berharap hingga akhir 2029, tidak ada lagi sekolah dengan bangunan rusak atau fasilitas yang tidak memadai.
"Kami harapkan sampai akhir tahun 2029 seluruh sekolah yang ada di Indonesia sebagaimana yang sering dikatakan Bapak Presiden, tidak ada sekolah yang bangunannya jelek, tidak ada sekolah yang atapnya bocor," kata Mu'ti.
Lebih lanjut, Mu'ti menyebut tidak akan ada lagi sekolah yang memiliki toilet berbau tidak sedap. Ucapan ini langsung disambut semangat oleh para murid yang hadir langsung di acara peresmian tersebut.
"Nah ini anak-anak langsung semangat ini Bu Guru, jangan-jangan ini pengalaman di negara mana begitu," gurau Sekum PP Muhammadiyah itu.
Melalui revitalisasi satuan pendidikan dan program Kemendikdasmen lainnya, Mu'ti menyebut ingin mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Ia berharap ini menjadi gerakan bersama untuk wujudkan anak-anak Indonesia yang hebat.
"Dengan membangun sarana dan prasarana pembelajaran yang berkualitas, guru-guru yang berdedikasi, kompetensi, dan berintegritas, serta kegiatan-kegiatan penguatan karakter yang kita harapkan dapat menjadi bagian dari gerakan bersama mewujudkan anak-anak Indonesia yang hebat," tandasnya.
Baca selengkapnya di detikEdu
(nor/nor)










































