detikBali
Nasional

Super Flu Terdeteksi di 8 Provinsi, Spesialis Paru: Mutasinya Agresif

Terpopuler Koleksi Pilihan
Nasional

Super Flu Terdeteksi di 8 Provinsi, Spesialis Paru: Mutasinya Agresif


Khadijah Nur Azizah - detikBali

Image of Asian mother help her daughter wearing medical mask to prepare go to school. Avoiding Covid-19 or coronavirus outbreak.
Foto: Ilustrasi teriveksi super flu. (Getty Images/simon2579)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan infeksi influenza A (H3N2) subclade K atau super flu sudah tercatat di Indonesia per 25 Desember 2025. Data pemeriksaan whole genome sequencing (WGS), terdapat 62 kasus yang tersebar di delapan provinsi.

"Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A (H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan," kata Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, dilansir dari detikHealth.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski termasuk bagian dari flu musiman, spesialis paru Rumah Sakit (RS) Paru Persahabatan, Agus Dwi Susanto, mengingatkan influenza A (H3N2) subclade K ini memiliki karakter mutasi yang berbeda dan cenderung lebih agresif saat menginfeksi tubuh.

ADVERTISEMENT

Subclade K, jelas Agus, memiliki sifat lebih agresif yang dipicu beberapa faktor. Laju replikasi varian ini lebih cepat dalam saluran napas sehingga meningkatkan jumlah virus yang diproduksi.

Di samping itu, subclade K memiliki inkubasi lebih cepat sehingga gejala lebih cepat muncul. Secara klinis, pasien Subclade K sering kali mengalami gejala yang cukup berat dibandingkan flu biasa dan COVID-19.

"Seperti demam tinggi (39-41 derajat Celsius); nyeri otot yang berat; kelelahan/lemas ekstrem; batuk kering; sakit kepala dan tenggorokan yang berat. Sedangkan flu biasa dan COVID yg saat ini gejalanya ringan sampai sedang," tutur Agus.

Pencegahan menjadi hal yang mutlak dilakukan, mengingat kasus ini sudah tersebar di delapan provinsi. Agus memberikan saran praktis bagi masyarakat agar tetap aman selama musim hujan dan masa transisi cuaca ini.

"Pakai masker bila kontak dengan penderita atau di keramaian; vaksinasi influenza. Bila sakit flu jangan batuk, bersin sembarangan. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin," saran Agus.

Artikel ini telah tayang di detikHealth. Baca selengkapnya di sini!




(hsa/hsa)











Hide Ads