Polemik Pabrik Diduga Milik WN Rusia di Tahura, BPN Sebut Kawasan Industri

Fabiola Dianira - detikBali
Selasa, 23 Sep 2025 16:22 WIB
Foto: Kepala Kantor Wilayah BPN Bali, I Made Daging, usai rapat pembahasan wilayah tahura di DPRD. Selasa (23/9/2025). (Fabiola Dianira/detikBali)
Denpasar -

Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan DPRD Provinsi Bali mengundang Badan Pertanahan Negara (BPN) Bali untuk membahas persoalan kawasan konservasi Taman Hutan Rakyat (Tahura) Denpasar yang kini banyak berdiri bangunan dan industri. Salah satunya pabrik yang diduga dimiliki oleh warga negara (WN) Rusia.

Kepala Kantor Wilayah BPN Bali, I Made Daging, menegaskan lahan pabrik itu merupakan kawasan industri. BPN, dia berujar, mengacu pada sertifikat resmi dan tata ruang yang berlaku.

"Kalau tata ruang terakhir yang berlaku hari ini, RDTR-nya menyatakan itu tadi kawasan peruntukan industri," ujarnya kepada wartawan seusai rapat Pansus, Selasa (23/9/2025).

Menurutnya, lahan pabrik yang sempat disidak oleh anggota dewan itu merupakan tanah perorangan milik warga negara Indonesia (WNI). Asal-usulnya, Daging berujar, merupakan tanah milik adat.

"itu sudah bersertifikat atas nama perorangan warga negara Indonesia, orang Bali malah. Dan itu asal-usul atau riwayatannya tanah milik adat, diproses dengan konversi," katanya

Selain itu , pihak DPRD sempat menuding adanya perairan yang dipadatkan dengan material kapur yang diambil dari luar. Daging menolak anggapan bahwa reklamasi dilakukan secara sengaja. Menurutnya bisa saja daerah yang disebut awalnya adalah daratan yang kemudian airnya meninggi.

"Jadi tadi saya nanya, ada kemungkinan nggak tanah dulu, kemudian tergenang air jadi hidup bakau? Ada kemungkinan juga awalnya air diuruk jadi daratan. Ada sama-sama mungkin. Nah itu mesti kita pastikan. Saya nggak mau bicara dengan data yang masih mentah," beber Daging.



Simak Video "Video DPRD Bali Sidak Kawasan Tahura: Ada Pabrik Beton-Rumah Warga"


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork