detikBali

Truk Angkut 23 Ton Besi Mogok, Jalur Denpasar-Gilimanuk Macet

Terpopuler Koleksi Pilihan

Truk Angkut 23 Ton Besi Mogok, Jalur Denpasar-Gilimanuk Macet


Chairul Amri Simabur - detikBali

Truk bermuatan 23 ton besi beton mogok dalam posisi melintang di tikungan Petengahan, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan, Bali, Minggu (30/7/2023).Β Akibatnya, arus lalu lintas di jalur Denpasar-GilimanukΒ tersendat. (Foto: Istimewa)
Truk bermuatan 23 ton besi beton mogok dalam posisi melintang di tikungan Petengahan, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan, Bali, Minggu (30/7/2023). Akibatnya, arus lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk tersendat. (Foto: Istimewa)
Tabanan -

Sebuah truk bermuatan 23 ton besi beton mogok di tikungan Petengahan, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Bali, Minggu (30/7/2023) dini hari. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk macet sejak pagi. Polisi pun menerapkan buka tutup jalur sampai dengan pukul 12.00 Wita.

"Sejauh ini masih buka tutup jalur," jelas Kapolsek Selemadeg Barat AKP Wibowo Sidi, Minggu siang.

Wibowo mengungkapkan truk berpelat BK 8900 TF itu berangkat dari Surabaya menuju Denpasar. Truk sarat beban yang dikendarai oleh I Putu Edi Karsana (33) itu gagal melalui tikungan di Petengahan setelah as atau sumbu panjangnya patah. "Sehingga truk tidak bisa melalui tikungan," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden tersebut mengakibatkan truk mogok dalam posisi melintang di tengah jalan. Hal itulah yang membuat arus lalu lintas dari jalur Denpasar maupun Gilimanuk menjadi tersendat. "(Truk) mogok dengan kondisi melintang di tengah jalan," kata Wibowo.

ADVERTISEMENT

Wibowo menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Upaya evakuasi truk yang melintang tersebut juga masih dilakukan.

Sejauh ini, jalur lalu lintas hanya bisa dilalui motor. Itu pun dengan sistem buka tutup jalur. "Sampai siang ini masih buka tutup (jalur). Sementara evakuasi masih diupayakan," pungkasnya.




(iws/iws)











Hide Ads