Bali Segera Sikapi Arahan Luhut soal Belajar Daring Saat KTT G20

Bali Segera Sikapi Arahan Luhut soal Belajar Daring Saat KTT G20

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Rabu, 05 Okt 2022 13:26 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa. (Foto: Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali segera menggelar rapat menyikapi adanya rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) dalam jaringan (daring) saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Rencana pembelajaran secara daring di Bali tersebut merupakan arahan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan.

"Hari Jumat baru tiang rapat dengan Pak Gubernur menindaklanjuti dari arahan Bapak Menteri Pak Luhut," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa saat dihubungi detikBali, Rabu (5/10/2022).

Menurut Boy, rapat nantinya akan dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra dan Pangdam IX/Udayana Mayjen Sonny Aprianto. Rapat akan digelar di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jaya Sabha, Denpasar.


"Jumat nanti rapat dengan Bapak Gubernur, Kapolda, Pangdam (IX/Udayana) dan juga perangkat lainnya. (Rapat) ring Jaya Sabha. Nanti setelah itu tiang kasi penjelasan," ungkap Boy.

Boy menegaskan, dirinya sudah mengetahui adanya arahan Menko Marves untuk melaksanakan pembelajaran daring pada saat KTT G20. Hal itu dilakukan guna mengurangi kepadatan lalu lintas. Boy mengaku pihaknya siap melaksanakan kebijakan tersebut.

"Tapi prinsipnya kalau memang itu sudah kebijakan pimpinan, apalagi dari pusat secara prinsip kita siap. Kan kita sudah punya semua sarana prasarana perangkat untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara daring, sudah siap. Dan juga tidak lama kan, selama (KTT) G20 saja," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta warga Bali untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan siswa belajar daring, saat gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November 2022 mendatang. Luhut menyampaikan permintaan tersebut secara langsung kepada Gubernur Bali I Wayan Koster.

Menurut Luhut, kebijakan WFH bagi warga Bali saat G20 diharapkan bisa mengurangi mobilitas masyarakat sekaligus menekan potensi kemacetan dan kepadatan lalu lintas. Selain WFH, Luhut juga meminta sekolah-sekolah di Bali melaksanakan belajar dari rumah untuk sementara waktu.

"Pak Gubernur ini dibantu ya untuk kebijakan sekolah daring dan karyawan agar work from home," ujar Luhut, dilansir dari detikFinance.

"Saya kira ini tidak ada masalah karena saat COVID-19 kita juga sudah terbiasa dengan daring dan ini sangat membantu untuk penyelenggaraan KTT G20," saat memberikan arahan Rakor Persiapan KTT G20 di Bali, Rabu (5/10/2022).



Simak Video "Dear Warga Bali,  Usai KTT G20 Jangan Hambur-Hamburkan Uang "
[Gambas:Video 20detik]
(iws/irb)