Respon Elite Golkar Bali soal Isyarat Koster Maju Dua Periode

Respon Elite Golkar Bali soal Isyarat Koster Maju Dua Periode

Chairul Amri Simabur - detikBali
Jumat, 30 Sep 2022 18:42 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster
Gubernur Bali Wayan Koster (Foto: Dok.detikcom)
Denpasar -

Sinyal atau isyarat Gubernur Bali Wayan Koster untuk maju dua periode saat pidato politik empat tahun kepemimpinan Koster-Ace menuai respon dari elite partai lain.

Salah satunya, tanggapan datang dari Ketua DPD 1 Partai Golkar bali I Nyoman Sugawa Korry.

Politisi senior partai berlambang beringin asal Buleleng menilai, sinyal Koster maju dua periode dianggap sebagai kewajaran.



"Menurut kami, itu hal yang wajar. Itu hak pribadi maupun sebagai seorang kader partai. Jadi kami menghargai dan menghormati hak itu," ujar Sugawa Korry kepada detikBali, Jumat (30/9/2022).

Termasuk saat disinggung soal materi pidato politik Koster, kata Sugawa Korry yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bali menilai, jika selama kepemimpinan Wayan Koster telah banyak hal yang dijalankan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

"Terutama dalam hal penyiapan infrastruktur dan penataan aspek kelembagaan organisasi pemerintahan daerah," ujarnya.

Meski demikian, ia menyebutkan ada beberapa hal yang mesti memperoleh perhatian. Di antaranya, sektor pertanian, penataan lingkungan, dan implementasi perwujudan Bali organik di sektor pertanian.

"Terutama sektor pertanian sawah dan perikanan yang masih nilai tukar petaninya atau NTP di bawah seratus persen. Peranan pemerintah di sini harus lebih ditingkatkan," ujarnya.

Selanjutnya, perlindungan kawasan-kawasan resapan air yang belum terkendali. Kemudian pembinaan terhadap UKM pengelola pupuk organic yang belum banyak memperoleh sertifikasi.

"Sehingga produk mereka tidak bisa diserap program pemerintah. Begitu juga program registrasi kebun untuk menunjang ekspor produk holtikultura belum berjalan baik," kata Sugawa Korry.

Ke depan, ia berharap anggaran pada sektor pertanian lebih ditingkatkan, pengendalian penataan lingkungan juga diintensifkan, begitu juga dengan lembaga sertifikasi yang perlu didukung sumber daya manusia dan anggaran memadai.

"Kalau dari sisi pembangunan ekonomi, pemerintah diharapkan lebih siap menjaga stabilitas ekonomi melalui kelancaran distribusi, pencegahan dini spekulan, dan ketersediaan bahan pokok yang berpengauh signifikan terhadap meningkatnya inflasi," ujar Sugawa Korry.



Simak Video "Puan Bertemu Airlangga Pekan Depan, Ini yang Akan Dibahas"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)