Satgas Polda Pelototi Pintu-pintu Masuk Bali Jelang G20

Satgas Polda Pelototi Pintu-pintu Masuk Bali Jelang G20

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Rabu, 28 Sep 2022 16:21 WIB
Polda Bali melakukan pengetatan di pintu masuk-keluar Pulau Dewata jelang Presidensi G20. (Dok. Polda Bali)
Polda Bali melakukan pengetatan di pintu masuk-keluar Pulau Dewata jelang Presidensi G20. (Dok. Polda Bali)
Denpasar -

Kepolisian Daerah (Polda) Bali memelototi seluruh pintu masuk dan keluar Pulau Dewata. Penjagaan ketat itu dilakukan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang rencananya dilaksanakan pada November 2022.

Guna melakukan pengawasan tersebut Polda Bali telah membentuk satuan tugas wilayah. Satgas ini melibatkan personel Polres untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang maupun barang yang masuk ke Bali.

"Lima pintu masuk terbesar di Bali dijaga ketat personel Polri," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, Rabu (28/9/2022).


Lima pintu masuk yang dimaksud yakni mulai dari Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Pelabuhan Padangbai, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Gilimanuk hingga Pelabuhan Celukan Bawang. Selain itu, pelabuhan-pelabuhan kecil juga turut diawasi.

"Pelabuhan kecil (tradisional) yang berpotensi menjadi tempat masuknya para pelaku kejahatan juga kita awasi," terang mantan Kabid Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) itu.

Menurut Satake Bayu, seluruh pintu keluar-masuk Bali diperketat untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Presidensi G20. Terlebih saat ini sejumlah side event G20 juga terus dilaksanakan.

"Sejumlah side event G20 terus diselenggarakan di Bali. Bahkan saat ini sedang berlangsung pengamanan Agriculture Minister Meeting (AMM) di daerah Jimbaran," terangnya.

Perwira melati tiga di pundak ini mengungkapkan, pengamanan G20 melibatkan seluruh unsur dari aparat keamanan. Polri akan mengerahkan ribuan personel yang nantinya akan tergabung dalam Operasi Puri Agung-2022.

"Selain aparat keamanan, kita juga harapkan peran masyarakat membantu mengawasi dan menjaga keamanan di lingkungan masing-masing agar segala sesuatu tidak terjadi," ujarnya.

Sistem pengamanan seluruh rangkaian kegiatan G20 menggunakan sistem terbuka dan tertutup, dengan cara bertindak preemtif, preventif dan represif. Sedangkan pola pengamanan dengan membagi lokasi kegiatan menjadi tiga zona dan ring 1,2 dan 3.

Untuk diketahui, Polda Bali juga memiliki pusat komando (command center) untuk pengamanan rangkaian Presidensi G20 di kawasan The Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Selama beroperasi sejak Maret 2022, command center itu sudah digunakan mengamankan seluruh kegiatan rangkaian G20.

Selain pengamanan rangkaian G20, command center itu juga telah membantu pengamanan Conference of the Parties (COP) 4 Konvensi Minamata dan The 7th session of the Global Platform (GPDRR) 2022. Di samping dipakai untuk melakukan monitoring, command center ini juga digunakan sebagai ruang atau posko dengan lintas sektoral.



Simak Video "18 Ribu Pasukan TNI-Polri Bakal Amankan KTT G20 Pekan Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/hsa)