Tanda-tanda Kanker Pankreas yang Mematikan, Kerap Tak Ada Gejala Khusus

Tanda-tanda Kanker Pankreas yang Mematikan, Kerap Tak Ada Gejala Khusus

Tim detikHealth - detikBali
Sabtu, 24 Sep 2022 07:32 WIB
Ilustrasi Sakit Perut/Mag
Foto: ilustrasi sakit perut (shutterstock)
Bali -

Kanker pankreas adalah salah satu jenis kanker yang tak bisa disepelekan. Pasalnya, kanker pankreas menjadi penyakit mematikan ketujuh di dunia dengan angka kematian sebanyak 466.003 orang menurut data Globocan 2020. Karenanya, penting untuk mengetahui seperti apa tanda-tanda kanker pankreas.

Uniknya, kanker pankreas sulit untuk dideteksi lebih dini karena penyakit tersebut jarang memicu gejala khusus pada pengidapnya. Kalaupun ada, mereka menganggap hal tersebut merupakan penyakit ringan yang akan hilang dengan sendirinya. Pada kebanyakan kasus, kanker ini terdeteksi setelah sel tumor menyebar ke organ lain dan mencapai di tingkat akhir.

Tanda-tanda Kanker Pankreas


Dikutip dari Healthline, berikut tanda-tanda kanker pankreas yang perlu diwaspadai:

1. Sakit Kuning

Penyakit kuning adalah istilah medis yang dipakai ketika kondisi tubuh, terutama kulit dan mata berubah warna jadi kekuning-kuningan. Walaupun tanda ini kerap terjadi pada pengidap hepatitis, tak jarang pengidap kanker pankreas pun mengalaminya.

Penyakit ini terjadi karena sel kanker menghalangi saluran empedu untuk mengeluarkan bilirubin sehingga terjadi penumpukan dalam darah. Penyumbatan di saluran empedu juga memberikan perubahan frekuensi buang air besar.

2. Kulit Gatal dan Urine Berwarna Gelap

Selain penyakit kuning, kadar bilirubin yang tidak normal bisa menyebabkan urine berwarna gelap dan kulit terasa gatal. Sebab, bilirubin merupakan zat kuning yang berguna memecah plasma darah. Jika ia tidak diedarkan dengan baik, penumpukan akan memicu penyakit berbahaya.

3. Mual dan muntah

Tumor ganas penyebab kanker pankreas sering tumbuh di dekat ujung perut. Pertumbuhan yang tidak diinginkan ini berdampak pada penyumbatan jalur makanan yang akan diproses oleh sistem pencernaan. Penyumbatan inilah yang menimbulkan rasa mual hingga muntah pada pengidapnya.

4. Sakit Perut

Sel kanker yang kian membesar dapat mengganggu aktivitas dan menekan organ lain di sekitarnya sehingga menyebabkan sakit pada perut dan punggung. Mungkin gejala ini jarang didasari oleh sebagian orang. Padahal, hal tersebut layak dikhawatirkan sebab jadi pertanda tumor ganas semakin berkembang di dalam tubuh.

Meskipun ada kemungkinan disebabkan oleh penyakit lain, sebaiknya tanda-tanda kanker pankreas yang dialami seseorang harus segera diberitahukan kepada dokter guna mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Pengobatan kanker pankreas dipilih berdasarkan tingkat penyebaran selnya. Hal tersebut bisa berarti pembedahan, kemoterapi, terapi radiasi, atau gabungan dari tindakan medis lain.



Simak Video "Kondisi Terkini Joan Mir Usai Dilaporkan Sakit Perut"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)