Indonesia-Kepulauan Fiji Tandatangani Kerja Sama Sektor Pariwisata

Indonesia-Kepulauan Fiji Tandatangani Kerja Sama Sektor Pariwisata

Triwidiyanti - detikBali
Jumat, 23 Sep 2022 23:13 WIB
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan kepulauan Fiji di Grand Hyatt, Nusa Dua, Jumat (23/9/2022). (Foto: Kemenparekraf)
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan kepulauan Fiji di Grand Hyatt, Nusa Dua, Jumat (23/9/2022). (Foto: Kemenparekraf)
Badung -

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjalin kerja sama sektor pariwisata berkualitas dan berkelanjutan dengan Kepulauan Fiji. Kerja sama ini diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno dengan Menteri Perdagangan Pariwisata dan Transportasi Republik Kepulauan Fiji Faiyaz Siddiq Koya di sela-sela pertemuan Tourism Working Group (TWG) ke-2 di Grand Hyatt Hotel, Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (23/9/2022).

"Hari ini sudah dimulai pembahasannya dan ini berlaku untuk 5 tahun ke depan. Tapi akan diperpanjang secara otomatis," kata Sandiaga.


Sandiaga menjelaskan, terdapat 3 hal utama yang diatur dalam kerjasama antara Indonesia dengan Fiji. Pertama, mendorong kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara seperti promosi pariwisata.

Kedua, pengembangan produk pariwisata, kerja sama sektor swasta, dan pengembangan sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan dalam rangka pemulihan pariwisata selama dan setelah pandemi COVID-19. Ketiga, kerja sama diharapkan berkontribusi menciptakan kesejahteraan bagi kedua negara.

"Karena di Fiji sendiri kontribusinya terhadap ekonomi 40 persen, di kita 4,3 persen. Tapi kami meyakini dengan kerja bareng ini akan mampu memperkuat ekonomi kedua negara," imbuhnya.

Penandatanganan MoU ini juga diharapkan dapat berkolaborasi untuk membuat program dan kegiatan yang dapat memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

"Kami meyakini dengan kerja bersama ini akan mampu memperkuat ekonomi kedua negara dan saya ingin juga sampaikan ada beberapa isu seperti climate change yang kita sama-sama hadapi sebagai negara kepulauan," kata Sandiaga.

Sementara itu, Menteri Perdagangan, Perdagangan, Pariwisata dan Transportasi Republik Kepulauan Fiji, Faiyaz Siddiq Koya yang mengatakan sebagai negara kepulauan, tantangan pengembangan pariwisata yang dihadapi Indonesia dan Republik Kepulauan Fiji relatif sama.

"Ini adalah waktu yang penting bagi kita untuk benar-benar berkolaborasi. Kolaborasi ini akan membawa hubungan kita lebih jauh dan ini adalah kesempatan yang bagus bagi kita untuk berbagi," kata Faiyaz Siddiq Koya.



Simak Video "Kabar Baik! Kunjungan Wisman ke RI Meroket Hingga 40 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)