Niluh Djelantik Kawal Pelaporan Dugaan Penipuan Ratusan Calon PMI Bali

Tim detikBali - detikBali
Jumat, 23 Sep 2022 17:42 WIB
Politisi dan desainer asal Bali.
Niluh Djelantik (Instagram/ Ni Luh Djelantik)
Denpasar -

Tokoh masyarakat di Bali, Niluh Djelantik bakal melaporkan kasus dugaan penipuan terhadap ratusan calon pekerja migran Indonesia (PMI) oleh PT Mag Diamond ke Polda Bali. Niluh menyebut pelaporan yang dilakukan bersama ratusan korban dugaan penipuan itu sebagai laporan terbesar di Indonesia.

"Kami akan melakukan pelaporan ke Polda Bali bersama 300 korban lainnya. Jadi, ini akan jadi laporan paling besar di negeri ini, bagaimana ratusan calon PMI mencari keadilan, memperjuangkan hak yang mereka dapatkan melalui koridor-koridor taat hukum," kata Niluh Djelantik di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).

Niluh yang juga turut mengawal kasus tersebut mengaku telah menemui Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah pada Senin (19/9/2022) lalu. Ia pun menyampaikan kasus dugaan penipuan terhadap calon PMI di Bali.


Menurut Niluh, para korban berharap uang yang telah ditransfer kepada PT Mag Diamond bisa segera dikembalikan. "Yang paling penting adalah uang anak-anak ini kembali dan kami harapkan mereka (PT Mag Diamond) tidak melanggar hukum lagi karena penjara menanti. Restorative justice akan difasilitasi Polda Bali dan memang kita harus bergerak dengan cepat," imbuhnya.

Untuk diketahui, dari sekitar 350 orang yang mengaku sebagai korban penipuan oleh PT Mag Diamond, 13 orang di antaranya telah melapor ke Polda Bali. Mereka melapor lantaran dijanjikan akan diberangkatkan untuk bekerja di bidang spa, perkebunan, dan hospitality di Jepang dan Australia sejak 2019. Namun, pemberangkatan tak kunjung terealisasi meski sudah membayarkan uang puluhan juta rupiah kepada pihak PT Mag Diamond.

"Laporan korban sudah kami tindaklanjuti dan periksa. Ada yang sudah bayar ke PT Rp 22 juta untuk bekerja di bidang spa, Rp 30 juta untuk perkebunan, dan Rp 30-35 juta untuk perhotelan," kata Panit II Unit III Subdit IV Ditreskrimsus Polda Bali Bidang Ketenagakerjaan, AKP Si Ketut Arya Pinatih di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).

"Saran kami bagi korban yang belum lapor, segera melaporkan supaya peristiwanya terang," imbuhnya.



Simak Video "Ratusan Pekerja Migran Indonesia Ilegal Diamankan di Sumut"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)