Ke Buleleng, Sandiaga Bantu Pengrajin Limbah Kertas Punya Logo Brand

Hanifa Widyas Sukma Ningrum - detikBali
Jumat, 19 Agu 2022 15:34 WIB
Sandi dan Pengrajin Limbah
Foto: Istimewa
Jakarta -

Menparekraf Sandiaga Uno berkunjung ke Desa Sudaji, Sawan, Buleleng, Bali. Ia bertemu seorang pengrajin limbah kertas bernama Ibu Luh Rusmiati (43).

Diketahui pertemuan Sandiaga dengan Ibu Luh di Desa Sudaji diadakan guna menunaikan janji. Ia dan Ibu Luh sempat bertemu saat acara G20 di Plataran Menjangan Taman Nasional Bali Barat, Buleleng pada Kamis (7/7) lalu.

"Nah ini saya sudah menepati janji nih. Saya sudah datang setelah kita bertemu di Mejangan saya janji sama Bu Rusmiati ini untuk datang langsung nih ke Desa Wisata Sudaji di Gegaen Lima Craft," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis, Jumat (19/8/2022).


Saat bertemu Sandi, Ibu Luh mengeluh usaha limbah kertasnya belum memiliki logo. Adapun usaha tersebut bernama Gegaen Lima Craft yang menghasilkan tas, bingkai pajangan, vas bunga, hingga miniatur dari limbah kertas.

Menanggapi keluhan itu, Sandiaga langsung menelepon desainer logo bernama Akbar. Akbar pun menyanggupi pembuatan logo untuk usaha Ibu Luh.

"Ini adalah bentuk dukungan pemerintah yang langsung konkret, cepet, tidak pakai lama, tidak pakai ruwet, tidak pakai mumet. Langsung Bu Luh mudah-mudahan dalam waktu singkat punya logo baru," ucap Sandiaga.

Sandiaga berharap usaha Ibu Luh bisa lebih berkembang dengan logo barunya nanti. Kemudian, dia juga berharap nantinya Ibu Luh bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

"Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat, membuka lapangan kerja dan karena masih banyak tantangan-tantangan ekonomi ke depan, mudah-mudahan ekonomi masyarakat yang ada di Desa Sudaji ini dan juga UMKM-UMKM di sini bisa menghadapi tantangan krisis ekonomi ke depan," pungkas Sandiaga.

(ncm/ega)