Buruh Harian Tewas Kesetrum Saat Kuras Kolam Renang di Jimbaran

Buruh Harian Tewas Kesetrum Saat Kuras Kolam Renang di Jimbaran

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Kamis, 18 Agu 2022 17:57 WIB
Evakuasi seorang buruh harian yang tewas saat menguras kolam renang di Perum Puri Gading Komplek Bunga, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali.
Evakuasi seorang buruh harian yang tewas saat menguras kolam renang di Perum Puri Gading Komplek Bunga, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali. (Foto: Istimewa)
Badung -

Seorang buruh harian lepas berinisial S (53) tewas saat menguras kolam renang. Peristiwa itu terjadi di Perum Puri Gading Komplek Bunga, Banjar Buana Gubug, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

"Korban merupakan buruh harian lepas yang dipekerjakan guna melakukan pembersihan areal kolam renang," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi dalam keterangannya kepada detikBali, Kamis (18/8/2022).

Sukadi mengatakan, pihaknya menerima informasi buruh harian tewas tersetrum listrik sekitar pukul 13.20 Wita, Kamis (18/8/2022). Korban awalnya datang ke rumah milik Miduk Lasma Berliana Christin sekitar pukul 08.49 Wita dan mengerjakan sesuai perintah mandornya.


Korban pun mulai melakukan pembersihan dan menguras air di kolam renang dan tangki mesin. Saat itu pemilik rumah duduk-duduk di dekat kolam renang sembari memantau S yang sedang bekerja.

Saat korban melakukan pekerjaannya, korban tiba-tiba meminta pertolongan dari dalam mesin kolam. Pemilik rumah saat itu sedang berada di atas dekat kolam.

Korban sempat berteriak sekitar dua kali. Tidak lama kemudian, suara korban tak lagi terdengar. Pemilik rumah pun panik dan langsung melihat ke bawah. Korban ditemukan memegang kabel dan tangannya terlilit.

Pemilik rumah bergegas meminta pertolongan kepada tetangga. Pria asal Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim) itu ternyata kesetrum di dalam tangki mesin kolam renang.

Korban kemudian diperiksa oleh tim medis Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas I Denpasar (Basarnas Bali). Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dinyatakan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

"Dicek pulse oximeter korban sudah tidak terbaca dan tidak ada nadi serta reflek pupil juga sudah tidak ada dan disarankan agar dibawa ke rumah sakit guna memastikan lagi kematian korban," terang Sukadi.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah menggunakan mobil ambulans Al Wahid Show Puri Gading sekitar pukul 13.50 Wita. Sementara ini, korban tewas diduga karena kurang hati-hati saat melakukan pekerjaan.

"Kurang telitinya dalam melakukan pekerjaan sehingga arus listrik masih menyala saat melakukan pengerjaan tangki mesin kolam renang yang masih terdapat air sehingga mengakibatkan korban jiwa," jelas Sukadi.



Simak Video "Gegara Narkoba, Pria Ini Terpaksa Menikah di Kantor Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)