Pengacara Brigadir J Singgung 'Si Cantik' yang Bikin Ferdy Sambo Marah

Tim detikNews - detikBali
Selasa, 16 Agu 2022 20:32 WIB
Pengacara keluarga Brigadir J Kamarudin Simanjuntak
Pengacara keluarga Brigadir J Kamarudin Simanjuntak. Foto: Azhar Ramadhan/detikcom
Denpasar -

Pengacara Brigadir Yoshua alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menepis soal tuduhan peristiwa di Magelang itu dianggap melukai harkat dan martabat keluarga oleh Irjen Ferdy Sambo. Pihaknya menduga Brigadir J memberikan informasi terkait sosok 'si cantik' kepada Putri Candrawathi sebelum dibunuh. Hal itulah yang diduga menjadi pemicu kemarahan Ferdy Sambo.

Dikutip dari detikNews, peristiwa di Magelang awalnya adalah perayaan hari ulang tahun perkawinan Ferdy Sambo dengan sang istri, Putri Candrawathi.
Kamaruddin menyebut Sambo dan Putri sempat terlibat pertengkaran, sehingga Sambo pulang lebih dulu ke Jakarta. Setelah itu, dia menyebut Putri sempat memotret Yoshua menyetrika baju anaknya. Putri saat itu disebut dalam keadaan bahagia.

"Di Magelang itu hanya ada ultah perkawinan ke-22. Di dalam ultah itu memang segera terjadi pertengkaran antara si bapak dan si ibu. Sehingga si bapak pergi meninggalkan ultah itu segera setelah acara selesai, dengan meninggalkan istri maupun anak dan ajudan. Kemudian si ibu juga pulang dari situ, happy," ujar Kamaruddin di gedung Bareskrim Polri, Selasa (16/8/2022).


"Happy si ibu, dia masih ber-WhatsApp ria dengan adik daripada almarhum dengan cara memotret almarhum (Yoshua) lagi menyetrika baju. Menyetrika baju anak Ferdy Sambo maupun Ibu Putri. Lalu ketika dipotret almarhum setrika baju, baju sekolah, dikirim ke adiknya (Yoshua). 'Lihat ini abang kau ni, rajin kali, kau datanglah ke sini bantuin abangmu'. Dia multitalenta, sampai bingung mau kasih gaji berapa, karena banyak yang dikerjakan. Bukan hanya sebagai ajudan, tapi sampai menyetrika baju anak," tambahnya.

Kamaruddin menyebut Putri saat di Magelang tidak memiliki masalah dengan Yoshua. Adik Yoshua pun sempat mengucapkan selamat hari ulang tahun pernikahan Sambo dan Putri.

"Artinya di situ Ibu Putri tidak ada masalah, to? Tidak terguncang, to? Kemudian adiknya juga menyampaikan selamat ulang tahun perkawinan yang ke-22, bahkan diajak 'Kamu ke sini, kamu ada off nggak, ada libur nggak?', 'Oh iya, Bu, saya lagi piket'. Jadi artinya ibu itu normal-normal saja," katanya.

Selanjutnya, dia menepis tuduhan Sambo soal adanya peristiwa melukai harkat dan martabat keluarganya. Kamaruddin malah menduga Sambo memiliki suatu hal dengan sosok yang disebutnya 'si cantik'.

"Balik ke Jakarta juga normal, jadi terkait dengan tuduhan Ferdy Sambo yang menyatakan ada sesuatu di Magelang, dialah yang ada sesuatu dengan Ibu, dan dialah yang ada sesuatu dengan si cantik. Kalau dengan Yoshua atau almarhum, itu tidak ada, baik-baik saja," ujarnya.

Sebelumnya, Polri telah memeriksa Irjen Ferdy Sambo atas tewasnya Brigadir J hari ini. Dalam pemeriksaan itu, Ferdy Sambo mengaku marah dan emosional setelah mendapat laporan dari istrinya, Putri Candrawathi.

"Saya ingin menyampaikan satu hal bahwa di dalam keterangannya Tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya, PC," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dalam jumpa pers, Kamis (11/8).

Kepada polisi, Sambo mengatakan Putri mengaku mengalami tindakan yang melukai martabat keluarga dari Brigadir J di Magelang. Brigjen Andi Rian tidak menjelaskan apa tindakan tersebut.

"Telah mengalami tindakan yang melukai harkat martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan oleh almarhum Yoshua," kata dia.



Simak Video "11 Anggota Keluarga Brigadir J Diperiksa Bareskrim di Polda Jambi"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)