Tabrak Lari di Denpasar, Pengendara Mobil Dipolisikan Pemotor

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Rabu, 22 Jun 2022 23:21 WIB
korban memperlihatkan luka yang dialaminya usai mengalami insiden tabrak lari
Foto: korban memperlihatkan luka yang dialaminya usai mengalami insiden tabrak lari di Denpasar. (istimewa)
Denpasar -

Peristiwa tabrak lari terjadi di Jalan Letda Tantular, Denpasar, tepatnya di tikungan sebelah utara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali. Akhirnya pengendara sepeda motor melaporkan pengendara mobil karena kabur dan tidak mau bertanggung jawab.

Berawal dari seorang pengendara mobil merek Toyota Avanza dengan nomor polisi DK-1397-CA menabrak pengendara sepeda motor di Kota Denpasar, Bali. Pengendara mobil tersebut malah kabur usai menabrak pemotor.

Adapun pengendara sepeda motor yang ditabrak oleh pelaku bernama Singgih Prakoso Indriyatmoko. Singgih langsung melaporkan peristiwa tabrak lari tersebut ke polisi.


"Terus pemikiran saya (usai kejadian) adalah cari kantor polisi terdekat," kata Singgih dalam sambungan telepon kepada detikBali, Rabu (22/6/2022).

Singgih mengatakan, usai kejadian tabrak lari tersebut dirinya mendatangi Pos Kepolisian (Pospol) Renon yang berada di sebelah timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi. Pada saat itu, Singgih langsung menunjukkan foto plat mobil penabrak. Namun, polisi di sana mengarahkan Singgih agar melapor ke Polresta Denpasar.

"Nah akhirnya udah deh saya langsung dari Renon ke Polresta Denpasar langsung ke Satlantas bikin laporan untuk terjadinya tabrak lari. Jadi sudah ada laporan di Polresta Denpasar tadi," ujar Singgih.

Singgih menegaskan, dirinya melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Denpasar guna menuntut pelaku mengganti rugi terhadap luka-luka yang dialaminya. Namun ia tidak menutup kemungkinan akan mematuhi proses hukum jika polisi membawa perkaranya tersebut ke ranah pidana.

"(Saya melapor) betul (untuk menuntut ganti rugi). Saya tidak menutup kemungkinan gitu kan, tapi kalau semisal pihak kepolisian juga menemukan tindak pidana lalu lintas berupa tabrak lari yang menyebabkan orang cedera ya saya patuh terhadap hukum saja," tegas Singgih.

Untuk diketahui, akibat ditabrak pengendara mobil tersebut, Singgih mengalami luka pada siku kiri, lutut kiri dan dadanya terasa sakit akibat terbentuk dengan stang motor. Usai melapor ke polisi, Singgih pun mendatangi Instalasi Tawar Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar.

"Saya tadi setelah bikin laporan, terus juga saya lapor ke kantor saya gitu kan, atasan saya akhirnya saya ditujukan untuk periksa dulu di rumah sakit Sanglah. Jadi saya menuju ke IGD-nya," terang Singgih.

Pada saat itu, Singgih mengaku khawatir karena dadanya yang terasa sakit. Ia takut ada tulang di dada yang patah atau terdapat luka dan pendarahan di dalam.

"Saya khawatirnya mungkin ada tulang rusuk yang patah atau pendarahan di dada gitu kan, kan enggak pernah tahu. Setelah diperiksa alhamdulillah enggak ada tulang yang patah atau luka dalam itu enggak ada. Jadi memang memar dan trauma benturan saja begitu kan. Terus bukti pemeriksaannya juga saya kasi ke dealer saya," ujar Singgih.

Polisi Buru Pelaku

Sementara itu, pihak Kepolisian Resor (Polresta) Denpasar kini memburu pengendara mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi DK-1397-CA yang menabrak pengendara sepeda motor di Kota Denpasar, Bali.

"Benar (kita buru pelaku)," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi dalam pesan singkatnya kepada detikBali, Rabu (22/6/2022) malam.

Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Rabu (22/6) sekitar pukul 12.05 WITA. Tempat kejadian perkara (TKP) yakni di tikungan Jalan Letda Tantular, tepatnya sebelah utara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.

Adapun mereka yang terlibat kecelakaan yakni sepeda motor Honda Blade dengan nomor polisi W-2534-XZ dengan pengemudi mobil Avanza DK-1397-CA. Pengemudi mobil kabur usai peristiwa tersebut.

"Pengendara mobil Avanza DK-1397-CA meninggalkan TKP," ujar Sukadi.

Sukadi menuturkan, awalnya sebelum kejadian pengemudi mobil Avanza DK-1397-CA dan sepeda Honda Blade W-2534-SC sama-sama bergerak dari arah selatan ke utara. Posisi sepeda motor Honda Blade berada di depan Mobil Avanza.

Saat itu, sepeda motor Honda Blade berada di jalur kanan, sedangkan mobil Avanza di jalur tengah. Setibanya di TKP, sepeda motor Honda Blade menikung ke kanan. Kemudian mobil Avanza juga menikung dan berpindah jalur ke kanan sehingga menyerempet sepeda Honda Blade dan terjadi kecelakaan.

Sukadi mengatakan, korban dalam kecelakaan tersebut yakni seorang karyawan swasta bernama Singgih Prakoso Indriyatmoko. Pria yang tinggal di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung itu mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

"Korban mengalami luka pada siku tangan kiri dan kaki kiri lecet, dada memar, nihil dirawat di rumah sakit," terang Sukadi.



Simak Video "Gegara Narkoba, Pria Ini Terpaksa Menikah di Kantor Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)