Viral Video Bocah Curi Daksina, Ketua PHDI Buleleng Buka Suara

Made Wijaya Kusuma - detikBali
Jumat, 10 Jun 2022 21:03 WIB
Tangkapan layar video viral aksi pencurian daksina oleh anak-anak di Buleleng
Foto: Tangkapan layar video viral aksi pencurian daksina oleh anak-anak di Buleleng. (istimewa)
Buleleng -

Sebuah video berdurasi sekitar 30 detik yang memperlihatkan sejumlah anak mencuri uang daksina lebuh atau penjor, viral di media sosial. Kejadian tersebut terekam oleh CCTV pemilik rumah, yang berlokasi di Jalan Toya Anakan tepatnya di perumahan LC, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, yang diperkirakan terjadi pada Kamis (9/6/2022) dini hari.

Atas viralnya video itu membuat Ketua PHDI Kabupaten Buleleng I Gede Made Metera angkat bicara. Dia menyayangkan dengan adanya video tersebut, sehingga membuat tindakan anak-anak itu viral.

Metera menilai jika anak-anak itu kemungkinan tidak tahu terkait dengan benar atau tidaknya tindakan yang mereka lakukan. Oleh sebab itu peran orang tua dan masyarakat sangat diperlukan dalam hal ini.


Menurut Metera dengan memberikan pembinaan terlebih dahulu kepada anak adalah hal yang seharusnya dilakukan daripada langsung diviralkan di media sosial. Mengingat dalam video tersebut yang melakukan aksi merupakan anak yang masih di bawah umur.

"Tinggal dikasih tahu saja sebenarnya mereka bahwa tindakan itu salah, tidak usah dibesar-besarkan, seharusnya orang tua di rumah wajib memberi tahu anak, kalau melakukan hal seperti itu tidak benar, setelah itu ditingkatkan lagi ke tingkat masyarakat mungkin dengan melaksanakan pasraman," kata Gede Made Metera saat dikonfirmasi oleh detikBali, Jumat (10/6/2022).

Disamping itu, ketika hal yang bersifat negatif diviralkan ke media sosial, tentunya akan menimbulkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sehingga dapat berpengaruh terhadap kondisi psikologi anak sampai dengan lingkungan sosialnya.

"Untuk orang dewasa yang mengetahui kejadian seperti itu tolong jangan diviralkan dulu. Sebab itu kan bisa menimbulkan rasa malu apalagi ada kemungkinan bisa di bully juga. Sehingga bisa membuat psikologi anak tidak baik," kata Metra.

Kemudian ketika ditanya terkait efek yang bisa timbulkan dari tindakan pencurian daksina itu. Menurutnya itu kembali kepada kepercayaan masing-masing. Dimana bila sebelum banten tersebut dihaturkan sudah dicuri oleh seseorang wajib hukumnya untuk dihaturkan kembali.

"itu belum boleh diambil semestinya tapi karena ketidaktahuan mereka ya tinggal dikasih tahu saja" tukasnya.



Simak Video "Terekam CCTV! Detik-detik Rampok Bersajam Gasak Minimarket di Jakpus"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)